POSKOTASUMATERA.COM-HUMBAHAS,-UPT SMP Negeri 012 Aek Nauli I menggelar doa pemberangkatan dan pelepasan siswa kelas IX Tahun Ajaran 2025/2026 pada Sabtu, 30 April 2026. Kegiatan yang berlangsung sederhana namun penuh kekhidmatan ini menjadi momentum penting bagi para siswa sebelum melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Acara diawali dengan ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Chrisvandoli Harahap, M.Th, yang mengajak seluruh siswa, guru, dan orang tua untuk menyerahkan masa depan para siswa ke dalam penyertaan Tuhan. Dalam suasana haru, doa-doa dipanjatkan agar setiap langkah siswa ke depan senantiasa diberkati dan dilindungi.
Kepala UPT SMPN 012 Aek Nauli I, Ince Imelda, S.Pd., M.Pd., dalam arahannya menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya soal kecerdasan akademik, tetapi juga pembentukan karakter. Ia menyampaikan bahwa karakter yang kuat merupakan fondasi utama dalam meraih keberhasilan, baik di dunia pendidikan maupun kehidupan sosial.
“Anak-anak kami, perjalanan kalian belum selesai. Justru ini adalah awal dari perjalanan panjang. Ingatlah, ilmu tanpa karakter tidak akan membawa kalian jauh. Jadilah pribadi yang jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Ketika kalian melangkah ke jenjang yang lebih tinggi, pastikan perilaku kalian juga semakin baik,” ujar Kepala Sekolah dengan penuh penekanan.
Ia juga berpesan agar para siswa senantiasa menghormati orang tua dan guru sebagai sumber berkat dalam kehidupan. “Mintalah doa yang tulus dari orang tua kalian. Jangan pernah lupakan mereka, karena dari doa merekalah langkah kalian dikuatkan,” tambahnya.
Sementara itu, Komite Sekolah, Op. Rado Situmorang, yang juga mewakili orang tua siswa, menyampaikan rasa bangga sekaligus harapan besar kepada seluruh siswa yang akan meninggalkan bangku SMP. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak terlepas dari sinergi antara sekolah, orang tua, dan siswa itu sendiri.
“Kami sebagai orang tua mempercayakan anak-anak kami kepada sekolah, dan hari ini kami melihat hasil dari proses itu. Namun perjalanan mereka masih panjang. Kami berharap anak-anak tetap rendah hati, tidak melupakan asal-usul, serta menjaga nama baik keluarga dan sekolah,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan para siswa agar bijak dalam pergaulan dan mampu menghadapi tantangan zaman. “Dunia di luar sana lebih luas dan penuh tantangan. Pegang teguh nilai-nilai yang sudah diajarkan di sekolah ini. Jangan mudah terpengaruh hal-hal negatif,” pesannya.
Dalam kesempatan tersebut, pihak sekolah turut memaparkan berbagai prestasi membanggakan sepanjang Tahun Ajaran 2025/2026. Di bidang olahraga, siswa berhasil meraih berbagai juara pada peringatan HUT RI, di antaranya lomba lari 5 Km putra Juara 1 diraih Hutrian Munte dan Juara 2 Panal Lumban Gaol, serta kategori putri Juara Harapan 2 oleh Isabel Situmorang. Pada lomba sprint, Trianita Lumban Gaol meraih Juara 1, disusul Lovita Lumban Gaol sebagai Juara 2.
Prestasi gemilang juga diraih dalam pertandingan sepak bola tingkat SMP se-Kecamatan Pollung dengan meraih Juara 1, serta partisipasi dalam Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) yang melibatkan siswa-siswa berbakat seperti Genesse Sitinjak, Revan Lumban Gaol, Josua Simamora, Dirpando Lumban Gaol, dan Joel Simanullang.
Di bidang akademik, siswa turut mengharumkan nama sekolah melalui Olimpiade OKSI dan POSI. Immanuel berhasil meraih medali perunggu pada mata pelajaran IPA, sementara Romaito Pasaribu dan Ripaldy Lumban Batu masing-masing meraih medali perunggu pada bidang IPA dan Matematika.
Tak hanya siswa, tenaga pendidik juga menorehkan prestasi. Sapto Maranapi Banjarnahor berhasil meraih medali perunggu dalam Olimpiade POSI bidang literasi dan numerasi, menunjukkan komitmen sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh.
Prestasi luar biasa juga ditorehkan dalam ajang Festival Musikalisasi Puisi Penyair Batak yang diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan bersama Sanggar Seni Maduma. Tim sekolah berhasil meraih Juara Umum Terbaik dengan anggota tim Fariscan, Rivaldi, Josafat, Madu, Genesse, Lilis, Patrisia, Wetrin, Dinda, dan Geresia.
Seluruh capaian ini menjadi bukti nyata bahwa UPT SMP Negeri 012 Aek Nauli I tidak hanya fokus pada pendidikan formal, tetapi juga mendorong pengembangan bakat dan potensi siswa di berbagai bidang.
Kegiatan pelepasan ini pun ditutup dengan pelepasan balon dengan penuh haru, ditandai dengan doa bersama dan simbolis pelepasan harapan melalui rangkaian acara yang menyentuh hati. Tangis, senyum, dan harapan berpadu menjadi satu, menggambarkan betapa kuatnya ikatan yang telah terjalin selama masa pendidikan.
Lebih dari sekadar seremoni, kegiatan ini menjadi momen refleksi atas perjalanan yang telah dilalui, sekaligus titik awal untuk melangkah menuju masa depan yang lebih cerah. Dengan bekal ilmu, karakter, dan doa, para siswa diharapkan mampu menjadi generasi unggul, berintegritas, serta membawa perubahan positif bagi bangsa dan daerah. ( PS/B.Nababan)

