POSKOTASUMATERA.COM – SIPIROK – Semangat berbagi dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh keluarga besar Induk Keluarga Alumni Pelajar Sipirok Indonesia (IKAPSI) dalam momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Melalui program kurban tahun ini, IKAPSI menyalurkan enam ekor lembu kurban kepada masyarakat di sejumlah wilayah Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan. Sebanyak tiga ekor lembu disalurkan ke Dusun Hutabaru, Aek Milas, dan Sosopan di Desa Parandolok Mardomu, sementara tiga ekor lainnya diperuntukkan bagi masyarakat Dusun Batu Horpak dan Bungan Bondar X.
Kegiatan penyaluran hewan kurban tersebut melibatkan jajaran pengurus IKAPSI wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) sebagai bentuk pengabdian nyata alumni kepada masyarakat. Pada kesempatan itu, Isnut Siregar yang mewakili Ketua DPD IKAPSI Tabagsel membacakan nama-nama para pequrban yang telah mempercayakan penyaluran hewan kurbannya melalui organisasi alumni tersebut. Salah satu pequrban yang berpartisipasi adalah Ketua DPP IKAPSI, Raja Parlindungan Pane, yang saat ini berdomisili di Jakarta.
Dalam sambutannya, Isnut Siregar menyampaikan pesan Ketua DPD IKAPSI Tabagsel, Drs. H. Maas Siagian. Ia menegaskan bahwa momentum Iduladha merupakan sarana penting untuk memperkuat nilai-nilai persaudaraan, solidaritas, dan kebersamaan di tengah masyarakat. Menurutnya, IKAPSI tidak hanya berfungsi sebagai wadah silaturahmi alumni, tetapi juga harus menjadi kekuatan sosial yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di tanah kelahiran Sipirok.
Pesan yang sama juga disampaikan Ketua DPP IKAPSI, Raja Parlindungan Pane. Dari Jakarta, ia mengajak seluruh alumni Sipirok yang tersebar di berbagai daerah untuk terus menjaga semangat gotong royong dan berkontribusi dalam pembangunan sosial masyarakat. Ia menilai bahwa keberhasilan alumni tidak hanya diukur dari pencapaian pribadi, tetapi juga dari sejauh mana mereka mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat yang membutuhkan.
Dari perspektif ilmiah, kegiatan kurban memiliki peran strategis dalam membangun modal sosial (social capital) masyarakat. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa aktivitas berbagi melalui kurban mampu memperkuat kepercayaan sosial, meningkatkan rasa kebersamaan, serta mempererat hubungan antara kelompok masyarakat yang berbeda latar belakang. Selain itu, distribusi daging kurban juga berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, terutama bagi keluarga yang memiliki akses terbatas terhadap sumber protein hewani.
Tidak hanya berdampak secara ekonomi dan kesehatan, tradisi kurban juga memiliki nilai psikologis yang kuat. Kehadiran para alumni melalui kegiatan sosial seperti ini menumbuhkan rasa diperhatikan dan dihargai di tengah masyarakat. Nilai empati, kepedulian, dan kebersamaan yang tercermin dalam proses penyaluran kurban menjadi fondasi penting dalam menciptakan kehidupan sosial yang harmonis, inklusif, dan berkelanjutan.
Masyarakat penerima manfaat menyambut kegiatan tersebut dengan penuh rasa syukur dan antusias. Mereka menyampaikan apresiasi kepada Ketua DPP IKAPSI, Ketua DPD IKAPSI Tabagsel, para pequrban, serta seluruh keluarga besar IKAPSI se-Indonesia yang telah menunjukkan kepedulian kepada kampung halaman. Warga berharap program kurban dan berbagai kegiatan sosial lainnya dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang sebagai wujud nyata penguatan hubungan kekeluargaan antara alumni dan masyarakat Sipirok, sekaligus membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat.(PS/BERMAWI)
