Ketua DPRK Lhokseumawe Faisal Ajak Generasi Muda Aktif Dalam Demokrasi

/ Jumat, 01 Mei 2026 / 06.42.00 WIB
Faisal Haji Isa  | Ketua DPRK Lhokseumawe 

POSKOTASUMATERA.COM | LHOKSEUMAWE  --Ketua DPRK Lhokseumawe, Faisal Haji Isa menyampaikan harapan besar kepada generasi muda agar semangat dan idealisme yang dimiliki tidak berhenti sebagai euforia sesaat, melainkan diarahkan pada partisipasi yang konstruktif dan berkelanjutan dalam kehidupan demokrasi.

Menurut Ketua DPRK Lhokseumawe Faisal energi dan semangat yang dimiliki anak muda merupakan aset penting bagi bangsa. Jika dikelola dengan baik, hal itu dapat menjadi kekuatan nyata dalam mendorong perubahan ke arah yang lebih baik.

“Harapan kami, adik-adik generasi muda tidak hanya bersemangat di awal, tetapi mampu mengarahkan energi tersebut untuk terlibat aktif dalam pembangunan demokrasi yang sehat dan berkelanjutan,” ujar Faisal.

Ia menegaskan bahwa DPRK Lhokseumawe membuka ruang dialog seluas-luasnya bagi generasi muda. Dialog tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan menjadi wadah untuk bertukar gagasan, kritik, serta solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Kami yang duduk di parlemen, sangat terbuka terhadap diskusi dengan generasi muda. Ini penting untuk membangun hubungan yang sinergis antara wakil rakyat dan masyarakat,” jelasnya di hadapan mahasiswa. 

Faisal juga mendorong generasi muda untuk tidak hanya aktif menyuarakan aspirasi, tetapi turut mengawasi dan mengawal kinerja DPRK. Menurutnya, fungsi kontrol masyarakat merupakan salah satu pilar utama dalam sistem demokrasi.

“Kami butuh pengawasan dari masyarakat, dengan keterlibatan generasi muda, kami akan terus diingatkan agar tetap transparan, bertanggung jawab, dan berada di jalur yang benar,” katanya.

Dokumen Istimewa 

Lebih lanjut, Faisal menilai generasi muda adalah calon pemimpin masa depan yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan di berbagai sektor, termasuk parlemen. Oleh karena itu, penting bagi mereka untuk mulai membangun kapasitas diri, memahami nilai-nilai demokrasi, serta menjunjung tinggi etika dalam menyampaikan pendapat.

Ia juga mengingatkan bahwa kebebasan berekspresi harus tetap dilakukan secara bermartabat dan sesuai aturan hukum yang berlaku, termasuk kekhususan daerah Aceh dan nilai-nilai agama.

“Penyampaian aspirasi adalah hak setiap warga negara, tetapi harus dilakukan dengan cara yang sehat, intelektual, dan tidak anarkis. Menjaga ketertiban dan mengedepankan dialog adalah bentuk kedewasaan dalam berdemokrasi,” tegasnya.

Faisal, optimistis bahwa setiap aspirasi yang disampaikan dengan niat baik dan cara yang benar akan membawa dampak positif bagi masyarakat, daerah dan bangsa.

“Kami yakin, sinergi antara generasi muda dan pemangku kebijakan ke depan akan semakin kuat, demi terwujudnya masyarakat yang adil, demokratis, dan berkeadaban,” pungkas Faisal dari Fraksi Partai Aceh.  (PS | IMAM)

Komentar Anda

Terkini: