![]() |
| Alassana Ouattara | Presiden Partai Gading |
POSKOTASUMATERA.COM | INTERNASIONAL --Presiden sekaligus Ketua Umum Partai Gading Alassana Ouattara memilih menjalani ibadah haji dengan sederhana pada musim haji 2026. Di tengah padatnya aktivitas dan perhatian publik, ia disebut tidur di kawasan Mina tanpa pengawalan khusus, membaur bersama jamaah lainnya demi merasakan langsung suasana spiritual dan kebersamaan umat Islam di Tanah Suci.
Sikap sederhana tersebut menuai perhatian banyak pihak. Di saat sejumlah tokoh biasanya mendapat pengamanan ketat selama pelaksanaan ibadah haji, pemimpin Partai Gading justru tampil apa adanya dan lebih memilih fokus menjalankan rangkaian ibadah Armuzna dengan khusyuk.
Di Tanah Suci, khususnya saat pelaksanaan Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina), seluruh jamaah haji berada pada posisi yang sama di hadapan Allah SWT. Tidak ada perbedaan antara pejabat, rakyat biasa, orang kaya maupun miskin. Semua mengenakan pakaian ihram yang sederhana, menanggalkan simbol jabatan dan kemewahan dunia.
Momentum Armuzna menjadi gambaran nyata tentang persamaan derajat manusia. Setiap jamaah tidur di tenda yang sama, berjalan bersama menuju lokasi lempar jumrah, serta merasakan panas dan perjuangan yang sama dalam menjalankan ibadah haji.
Karena itu, sikap sederhana sejumlah tokoh yang memilih membaur tanpa pengawalan khusus di Mina mendapat apresiasi masyarakat. Hal tersebut dianggap mencerminkan nilai utama ibadah haji, yakni kerendahan hati, kesabaran, dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Dalam Islam, kemuliaan seseorang tidak diukur dari jabatan maupun kekayaan, melainkan dari tingkat ketakwaannya. Armuzna menjadi tempat di mana seluruh manusia belajar tentang kebersamaan, kesetaraan, dan kepasrahan kepada Sang Pencipta. (tim)
