POSKOTASUMATERA.COM-TANJUNGBALAI-Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim didampingi Ketua TP-PKK Mashandayani Mahyaruddin membuka secara resmi Olimpiade Sains Nasional (OSN) Jenjang SD/MI dan SMP/MTs Se Kota Tanjungbalai Tahun 2026 yang diselenggarakan di aula Dinas Pendidikan Kota Tanjungbalai, Sabtu (2/5/2026).
Dalam sambutannya, Wali Kota Mahyaruddin Salim menyampaikan terimakasih dan apresiasi setingginya kepada persatuan guru republik indonesia (PGRI), dinas pendidikan atas pelaksanaan olimpiade sains serta bimbingan belajar Ganesha Operation (GO) yang ikut berpartisipasi dalam kesempatan kali ini.
Mahyaruddin menjelaskan kegiatan seperti ini memiliki peran penting untuk menumbuhkan semangat belajar anak didik, melatih berpikir kritis, kompetisi pelajar secara sehat di kalangan peserta baik jenjang SD dan SMP dalam 3 bidang yakni Matematika, ilmu pengetahuan alam (IPA) dan ilmu pengetahuan sosial (IPS).
Ia juga berpesan kepada seluruh siswa yang mengikuti lomba bahwa keikutsertaan kalian merupakan prestasi yang patut dibanggakan, setiap sekolah hanya mengirim 5 orang untuk setiap cabang, artinya bahwa kalian yang ikut lomba merupakan orang pilihan dari sekolah masing masing, kalian adalah putra putri terbaik dan harapan masa depan kota ini. Untuk itu, jadikan kompetisi ini mengasah kemampuan, menambah dan memperluas wawasan karena kemenangan bukan satu satunya tujuan, yang terpenting adalah prosesnya, sebut Wali Kota.
"Pemerintah Kota Tanjungbalai
konsentrasi terhadap pendidikan yang masuk dalam Misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungbalai kedua yaitu memajukan bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi
yang berdampak pada indeks pembangunan manusia (IPM) yang mengalami kenaikan dari 75,95 menjadi 76.70 poin," tambahnya.
Wali Kota menegaskan masih adanya permasalahan pada bidang pendidikan diantaranya masih banyak prasarana yang rusak saat ini sedang di revitalisasi ruang kelas, laboratorium, perpustakaan dan penimbunan serta pemasangan paving block di halaman sekolah. Saat ini terdapat ruang kelas rusak sebanyak 249 (33,65%), ruang kepala sekolah rusak terdapat 19 (33%) dan ruang guru ada 18 (39%) yang rusak.
Lanjut Wali Kota, kita juga masih membutuhkan tenaga pendidik guru, ini dikarenakan dalam 3 tahun terakhir kita tidak membuka formasi cpns untuk guru serta masih kurangnya perangkat pendukung digitalisasi pendidikan. Untuk itu, Pemko Tanjungbalai terus berbenah agar dukungan untuk bidang pendidikan ditingkatkan untuk masa depan anak anak kami semua nantinya.
“Kepada seluruh anak-anak kami, selamat berlomba dan tetap semangat. Ingatlah Prestasi itu penting, junjung tinggi sportivitas dan kejujuran adalah hal yang utama,” ucap Wali Kota mengakhiri sambutannya.
Turut hadir dalam acara tersebut Kadis Pendidikan Bukhori Ginting, Kepala Cabang Ganesha Operation Asahan, Labuhan Batu dan Tanjungbalai Sumadi, Ketua PGRI Sri Gunawan Tarigan, Staf dan jajaran Dinas Pendidikan, para Kepala Sekolah Tingkat SD/MI dan SMP/MTs Se Kota Tanjungbalai, para guru pendamping serta para siswa siswi perwakilan yang mengikuti lomba OSN.(PS/SR)
