Kodim 0108/Agara Percepat Pembangunan Jembatan, Dandim: 7 Titik Sedang Dikerjakan, 12 Titik Lain Diusulkan

/ Minggu, 26 Juli 2026 / 12.48.00 WIB

POSKOTASUMATRA.COM | ACEH TENGGARA – Upaya membuka keterisolasian wilayah dan memperlancar akses masyarakat terus dilakukan Kodim 0108/Aceh Tenggara melalui program pembangunan infrastruktur jembatan di sejumlah kecamatan. Hingga saat ini, sebanyak tujuh titik jembatan sedang dalam tahap pengerjaan, sementara 12 titik lainnya telah diusulkan untuk pembangunan dan renovasi.

Hal itu disampaikan Komandan Kodim (Dandim) 0108/Aceh Tenggara, Letkol Czi Arya Murdyantoro, S.T., saat dikonfirmasi Poskotasumatra.com, Minggu (26/7/2026).

Menurut Dandim, pembangunan infrastruktur tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI AD dalam mendukung pemerataan pembangunan di daerah, khususnya bagi masyarakat yang selama ini masih mengalami kesulitan akses transportasi.

 "Saat ini terdapat tujuh titik yang sedang dalam proses pengerjaan. Selain itu, kami juga telah mengajukan pembangunan dua titik jembatan titi gantung serta sepuluh titik jembatan beton untuk tahap berikutnya. Harapan kami, seluruh program ini dapat memperlancar aktivitas masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah pedesaan," ujar Letkol Czi Arya Murdyantoro.

Adapun empat titik jembatan titi gantung yang sedang dikerjakan berada di Desa Kumbang Jaya, Kecamatan Badar, Desa Kuta Ujung, Kecamatan Darul Hasanah, Desa Lawe Pinis, Kecamatan Ketambe, dan Desa Katimaju, Kecamatan Ketambe.

Sementara itu, pembangunan jembatan beton saat ini berlangsung di Lawe Sikap I, Lawe Sikap II, Lawe Serkih, Rikit Bur, dan Bunga Melur.

Selain proyek yang telah berjalan, Kodim 0108/Aceh Tenggara juga mengusulkan pembangunan dan renovasi jembatan titi gantung di Teger Miko, Desa Lawe Sumur, Jambur Mamang, Kecamatan Ketambe, serta renovasi jembatan di Buntul Kendawi dan Lawe Beringin, Kecamatan Ketambe.

Tak hanya itu, Kodim juga telah mengajukan pembangunan 10 titik jembatan beton sebagai program lanjutan guna memperkuat konektivitas antarwilayah di Aceh Tenggara.

Dandim menegaskan, keberadaan jembatan bukan sekadar sarana penghubung, tetapi menjadi akses vital bagi masyarakat untuk mengangkut hasil pertanian, menjangkau fasilitas pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga menggerakkan roda perekonomian desa.

Dengan percepatan pembangunan tersebut, Kodim 0108/Aceh Tenggara berharap masyarakat di wilayah terpencil dapat menikmati akses yang lebih aman, mudah, dan layak, sehingga pemerataan pembangunan di Kabupaten Aceh Tenggara dapat terus terwujud. (PS/ASP) 


Komentar Anda

Terkini: