Kepala SMAN 1 ! Angkola Timur Zahrona Harahap S.Pd
POSKOTASUMATERA.COM–TAPSEL – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun 2026 di SMA Negeri 1 Angkola Timur berlangsung dengan penuh semangat mengusung tema "Hari Baru, Aman dan Nyaman di Sekolah". Kegiatan ini menjadi momentum awal bagi peserta didik baru untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah melalui pendekatan yang edukatif, humanis, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun perundungan. Konsep MPLS Ramah sejalan dengan kebijakan pendidikan nasional yang menempatkan keamanan, kenyamanan, dan kesejahteraan peserta didik sebagai prioritas utama dalam proses pembelajaran.
Kepala SMA Negeri 1 Angkola Timur, Zahrona Harahap, S.Pd, dalam sambutannya menegaskan bahwa disiplin merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran. Ia mengajak seluruh peserta didik untuk membiasakan hadir tepat waktu, mengenakan seragam dengan rapi, menjaga kebersihan, serta menaati seluruh tata tertib sekolah.
Menurutnya, kedisiplinan yang diterapkan secara konsisten akan melahirkan pribadi yang bertanggung jawab, mandiri, dan siap menghadapi tantangan kehidupan di masa depan. Selain menanamkan budaya disiplin, Zahrona Harahap juga mengingatkan pentingnya semangat belajar sepanjang hayat (lifelong learning). Ia menegaskan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berlangsung sangat cepat sehingga peserta didik tidak boleh merasa puas dengan kemampuan yang dimiliki saat ini.Rasa ingin tahu, kemauan untuk terus belajar, serta kemampuan beradaptasi menjadi kompetensi utama yang harus dimiliki generasi muda agar mampu bersaing di era digital dan revolusi industri.
Dalam arahannya, Kepala Sekolah juga menekankan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kualitas karakter. Peserta didik diharapkan mampu menghormati guru, menghargai teman, bersikap santun kepada orang tua, serta menjunjung tinggi nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Berbagai penelitian pendidikan menunjukkan bahwa penguatan karakter berkontribusi terhadap peningkatan iklim belajar yang kondusif sekaligus membentuk generasi yang berintegritas.
Tema "Hari Baru, Aman dan Nyaman di Sekolah" diwujudkan melalui komitmen bersama menciptakan lingkungan belajar yang bebas dari bullying. Seluruh warga sekolah diajak membangun budaya saling menghormati, menghargai perbedaan, serta menciptakan hubungan sosial yang harmonis. Lingkungan sekolah yang aman dan inklusif terbukti mampu meningkatkan kesehatan mental, rasa percaya diri, motivasi belajar, serta mendorong tumbuhnya kreativitas dan prestasi peserta didik.
Pada kesempatan tersebut, peserta didik juga memperoleh pembekalan mengenai pentingnya literasi digital dan etika dalam memanfaatkan teknologi. Mereka diarahkan untuk menggunakan media digital sebagai sarana belajar, mengembangkan kreativitas, memperluas wawasan, serta menghindari penyebaran informasi negatif maupun konten yang tidak bermanfaat. Kemampuan menggunakan teknologi secara bijaksana menjadi salah satu kompetensi esensial dalam membentuk generasi yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab di ruang digital.
Pelaksanaan MPLS Ramah 2026 di SMA Negeri 1 Angkola Timur turut dimonitor oleh tim Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumatera Utara. Monitoring mencakup pelaksanaan upacara pembukaan, penyambutan peserta didik baru, aktivitas MPLS, implementasi budaya sekolah, hingga dokumentasi video bertema "MPLS Ramah: Aman dan Nyaman di Sekolah". Melalui pengawasan tersebut, diharapkan implementasi MPLS Ramah semakin berkualitas, berorientasi pada penguatan karakter, serta mampu mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik.(PS/BERMAWI)

