Program Pengembangan Budidaya Kopi Robusta Seluas 200 Hektare Dengan Kebutuhan Sekitar 200.000 Batang Bibit

/ Senin, 13 Juli 2026 / 22.09.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM-HUMBAHAS,-Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor perkebunan, khususnya komoditas kopi yang selama ini menjadi salah satu tulang punggung perekonomian masyarakat. 

Melalui program pengembangan kopi robusta, pemerintah berharap kesejahteraan petani semakin meningkat sekaligus memperkuat posisi Humbahas sebagai salah satu sentra kopi di Sumatera Utara.

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH, saat membuka Sosialisasi Pembibitan Kopi Robusta yang digelar bersama PT Agro Industri Tunas Mandiri (AGROIND) dan Koperasi Holong Do Ondolan di Desa Simangaronsang, Kecamatan Doloksanggul, Senin (13/7/2026).

Kegiatan ini dihadiri pengurus koperasi, kelompok tani, petani kopi, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga mitra pengembangan kopi.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa kopi bukan sekadar komoditas perkebunan, tetapi telah menjadi sumber penghidupan utama bagi ribuan petani di Humbang Hasundutan. Selain memiliki nilai ekonomi tinggi, kopi juga memiliki prospek pasar yang terus berkembang, baik di dalam negeri maupun pasar ekspor.

"Permintaan kopi terus meningkat. Ini menjadi peluang besar bagi petani Humbahas untuk meningkatkan produksi sekaligus pendapatan keluarga," ujar Bupati.

Menurutnya, Kabupaten Humbang Hasundutan memiliki potensi yang sangat besar dalam pengembangan kopi robusta, terutama di wilayah Kecamatan Pakkat, Parlilitan, Tarabintang, Onanganjang, dan Sijamapolang yang memiliki kondisi lahan sangat mendukung.

Sebagai bentuk keseriusan pemerintah, pada Tahun Anggaran 2026 Pemkab Humbahas telah mengusulkan kepada Kementerian Pertanian program pengembangan budidaya kopi robusta seluas 200 hektare dengan kebutuhan sekitar 200.000 batang bibit.

Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas perkebunan rakyat sekaligus memperkuat posisi Humbahas sebagai salah satu daerah penghasil kopi robusta unggulan, tidak hanya di Sumatera Utara tetapi juga di tingkat nasional.

Bupati juga menegaskan bahwa sosialisasi pembibitan ini menjadi langkah awal dalam mendukung target penanaman kopi robusta yang berkelanjutan. Pemerintah Kabupaten Humbahas berkomitmen mendukung kemitraan antara PT Agro Industri Tunas Mandiri (AGROIND) dan Koperasi Holong Do Ondolan melalui penyediaan bibit kopi robusta yang didanai dari APBN Kementerian Pertanian Tahun Anggaran 2026.

Pada kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian atas dukungan yang diberikan kepada Kabupaten Humbang Hasundutan.

"Dukungan ini menjadi semangat bagi kami untuk terus mengembangkan sektor perkebunan kopi sehingga Humbahas mampu menjadi salah satu daerah penghasil kopi robusta yang berdaya saing dan berkontribusi terhadap kebutuhan kopi nasional," katanya.

Sementara itu, kegiatan sosialisasi ini merupakan tindak lanjut kerja sama antara Koperasi Holong Do Ondolan dengan PT Agro Industri Tunas Mandiri (AGROIND) dalam pelaksanaan penangkaran dan pendederan bibit kopi robusta guna menghasilkan bibit berkualitas, meningkatkan produktivitas kebun rakyat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis sektor perkebunan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Yayasan Holong Do Ondolan Hendri Tumbur Simamora, perwakilan PT Agro Industri Tunas Mandiri Zeki Munthe, Patar Simamora, Camat Doloksanggul Andre Dolok Purba, mewakili Kepala Dinas Pertanian Humbang Hasundutan Kabid Yonepta Habeahan, Kepala Desa Simangaronsang Tongam Purba, pengurus Koperasi Holong Do Ondolan, serta para petani kopi dari berbagai wilayah di Kabupaten Humbang Hasundutan. (PS/B.Nababan) 

Komentar Anda

Terkini: