Siswa dan Guru SMAN 2 Plus Sipirok Ikuti Pembukaan MPLS 2026 Secara Daring, Gubernur Sumut Tekankan Pendidikan Karakter Menuju Indonesia Emas 2045

/ Senin, 13 Juli 2026 / 10.29.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM – SIPIROK – Siswa dan guru SMAN 2 Plus Sipirok mengikuti pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 secara daring yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB. Kegiatan yang dipusatkan dari Kota Binjai tersebut diikuti dengan penuh khidmat dari Aula Lantai II SMAN 2 Plus Sipirok, Senin (13/7/2026), sebagai langkah awal membangun budaya belajar yang berkarakter, disiplin, dan berintegritas.


Kepala SMAN 2 Plus Sipirok, Akhiruddin Harahap, S.Sos., M.Pd., bersama seluruh guru mendampingi 121 peserta didik baru kelas X mengikuti rangkaian pembukaan MPLS secara serius. Para siswa tampak antusias menyimak arahan yang disampaikan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, S.E., M.M., Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Alexander SinulinggaS.STP MSi  serta Wali Kota Binjai H. Amir Hamzah, M.A.P., yang menekankan pentingnya membangun karakter sejak hari pertama memasuki lingkungan sekolah.


Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan bahwa peserta didik harus menghormati guru sebagai sosok yang tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga membimbing pembentukan akhlak dan kepribadian. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak semata-mata diukur melalui prestasi akademik, melainkan juga melalui sikap, etika, kedisiplinan, dan tanggung jawab yang tercermin dalam kehidupan sehari-hari.


Secara ilmiah, pesan tersebut sejalan dengan konsep pendidikan modern yang menempatkan keseimbangan antara kompetensi akademik, karakter, dan keterampilan sosial sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia. Berbagai hasil penelitian pendidikan menunjukkan bahwa peserta didik yang memiliki karakter kuat, sikap disiplin, serta kemampuan berkolaborasi cenderung memiliki prestasi belajar dan kesiapan menghadapi tantangan masa depan yang lebih baik.


Gubernur juga menjelaskan bahwa pembangunan sektor pendidikan merupakan salah satu program prioritas nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Kehadiran berbagai program pendidikan, termasuk Sekolah Rakyat, diharapkan mampu memperluas akses pendidikan berkualitas bagi seluruh masyarakat tanpa memberikan beban yang berlebihan kepada keluarga, sehingga setiap anak Indonesia memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang.


Di SMAN 2 Plus Sipirok, pelaksanaan MPLS menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan budaya sekolah yang menjunjung tinggi disiplin, prestasi, serta nilai-nilai luhur. Pendampingan langsung oleh kepala sekolah dan para guru menunjukkan komitmen kuat sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, ramah, inklusif, dan mampu membentuk generasi muda yang unggul baik dari sisi intelektual maupun karakter.


Melalui pembukaan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 ini, diharapkan seluruh peserta didik baru SMAN 2 Plus Sipirok semakin termotivasi untuk belajar, menghormati guru, menjalin persahabatan yang positif, serta mengembangkan potensi diri secara optimal. Semangat kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah menjadi modal penting dalam mewujudkan generasi emas Indonesia tahun 2045 yang cerdas, berakhlak mulia, inovatif, dan berdaya saing global.(PS/BERMAWI)



Komentar Anda

Terkini: