Trail Adventure III Padang Lawas Sukses, Wisata dan Ekonomi Masyarakat Ikut Terdongkrak

/ Senin, 27 Juli 2026 / 16.22.00 WIB

Ketua X Trim Bomertua Hasibuan yang menjadi Ketua Panitia Trail Adventure III  Padang Lawas 

POSKOTASUMATERA.COM-PALAS- Deru mesin trail memecah kesunyian perbukitan Tor Sibaluang, Desa Sabarimba, Kecamatan Barumun Baru, Minggu (26/7/2026). Di tengah lintasan yang dipenuhi tanjakan terjal, bebatuan, melintasi sungai dan lumpur, ratusan raider memacu adrenalin, sementara ribuan pasang mata menyaksikan dari berbagai sudut bukit. Hari itu, Trail Adventure 3 bukan sekadar perlombaan otomotif, melainkan pesta rakyat yang menghidupkan wisata alam sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat.

Sebanyak 350 raider dari Provinsi Riau, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara ambil bagian dalam kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Padang Lawas bekerja sama dengan Xtrim Padang Lawas dan Indonesia Off-Road Federation (IOF) dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Padang Lawas.

Sebelum menjajal jalur ekstrem, para peserta dilepas langsung oleh Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan, SE dari halaman Kantor Bupati Padang Lawas. Rute yang melintasi alam terbuka membawa para raider menuju Tor Sibaluang, lokasi yang kemudian menjadi pusat perhatian ribuan masyarakat.

Di tempat itulah Tanjakan Berhadiah (Hillclimb) menjadi magnet utama. Sorak-sorai penonton menggema setiap kali raider mencoba menaklukkan tanjakan yang curam, licin, dan berbatu. Tidak sedikit yang tergelincir sebelum mencapai puncak, sementara beberapa peserta yang berhasil menuntaskan tantangan langsung disambut tepuk tangan meriah dari masyarakat.

Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Ketua Xtrim Padang Lawas, Bomertua Hasibuan, mengatakan panitia sejak awal menyediakan total hadiah Rp50 juta, sebesar Rp10 juta untuk kategori Tanjakan Berhadiah. Besarnya antusiasme peserta membuat hadiah itu bertambah setelah mendapat dukungan dari Bupati Padang Lawas dan Kapolres Padang Lawas.

"Pak Bupati Putra Mahkota Alam Hasibuan menambahkan hadiah sebesar Rp2 juta, kemudian Pak Kapolres AKBP Dodik Yulianto juga menambah Rp2 juta. Jadi total hadiah Tanjakan Berhadiah menjadi Rp14 juta," ujar Bomertua.

Pada kategori Build Up, gelar juara diraih Meris dari D'Track Dharmasraya, Sumatera Barat, disusul Ulat Bulu di posisi kedua dan Barat dari Har Motor Rantauprapat di posisi ketiga. Sementara kategori Sport/KLX dimenangkan Eko dari D'Track Dharmasraya, diikuti Iwan Wae di peringkat kedua, serta Magel dari Xtrim Deli Serdang di posisi ketiga.

Namun, kemeriahan Trail Adventure 3 tidak hanya dirasakan para raider. Ribuan pengunjung yang memadati Tor Sibaluang sejak siang hingga sore hari membawa berkah bagi pedagang kecil dan pelaku UMKM yang membuka lapak di sekitar arena.

Di bawah tenda-tenda sederhana, aroma mi rebus, kopi, dan teh manis berpadu dengan riuh suara penonton. Hampir seluruh lapak dipenuhi pembeli yang datang silih berganti.

Salah seorang pedagang, Rina, mengaku dagangannya laris sejak pagi hingga sore.

"Alhamdulillah, pembeli datang terus sejak pagi. Hanya jualan mi rebus, teh manis, dan kopi, tetapi omzet hari ini hampir mencapai jutaan rupiah. Semoga kegiatan seperti ini sering diadakan karena sangat membantu pedagang kecil," tuturnya.

Sekretaris Panitia Pelaksana, Riswan Ali Sayaputra, yang juga menjabat sebagai Kabag Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Padang Lawas, menilai keberhasilan Trail Adventure 3 tidak hanya diukur dari ramainya peserta maupun penonton, tetapi juga dari manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat.

"Keberhasilan kegiatan ini bukan hanya dilihat dari banyaknya peserta dan penonton, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat. Ribuan pengunjung yang hadir membuat pedagang dan pelaku UMKM memperoleh peningkatan pendapatan. Inilah yang kami harapkan, event daerah mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat," katanya.

Bomertua Hasibuan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh raider yang datang dari berbagai daerah. Menurutnya, kehadiran peserta dari luar Sumatera Utara menjadi bukti bahwa Trail Adventure Padang Lawas semakin dikenal di kalangan pecinta olahraga trail.

"Kami mengucapkan mohon maaf apabila ada ke khilafan dalam penyambutan, pelayanan, tutur kata, maupun penyajian jalur masih terdapat kekurangan atau hal-hal yang kurang berkenan di hati para raider, dan  terima kasih kepada seluruh raider, baik yang berasal dari Padang Lawas maupun dari luar daerah, atas partisipasi dan sportivitasnya. Semoga Trail Adventure ini terus menjadi agenda yang dinantikan setiap tahunnya sekaligus mampu memperkenalkan potensi wisata alam Padang Lawas," ujarnya.

Trail Adventure 3 akhirnya meninggalkan lebih dari sekadar jejak ban di lintasan berlumpur. Kegiatan ini menghadirkan hiburan bagi masyarakat, memperkenalkan keindahan alam Tor Sibaluang kepada peserta dari berbagai daerah, sekaligus membuktikan bahwa sebuah event olahraga mampu menjadi penggerak wisata dan ekonomi kerakyatan. Bagi para pedagang, itu adalah hari ketika dagangan laris manis. Bagi para raider, itu menjadi pengalaman menaklukkan salah satu lintasan ekstrem di Padang Lawas. Dan bagi masyarakat, Trail Adventure 3 menjadi bukti bahwa olahraga, pariwisata, dan ekonomi dapat tumbuh bersama dalam satu perhelatan. (PS/SAHAT)
Komentar Anda

Terkini: