POSKOTASUMATRA.COM | ACEH TENGGARA — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik Universitas Gunung Leuser (UGL) Aceh Tenggara mendesak Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Daerah Pemilihan (Dapil) 8 untuk memberikan perhatian serius terhadap kebutuhan pembangunan laboratorium Fakultas Teknik, khususnya Laboratorium Teknik Sipil.
Ketua BEM Fakultas Teknik UGL, Azka, mengatakan hingga saat ini mahasiswa Fakultas Teknik masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana dalam menunjang proses pembelajaran dan praktik.
Menurutnya, selama puluhan tahun Fakultas Teknik UGL belum memiliki laboratorium yang memadai, sehingga mahasiswa terpaksa menyewa fasilitas maupun melakukan kegiatan praktik ke luar daerah atau tempat lain.
“Mahasiswa membutuhkan laboratorium dan peralatan praktik, terutama yang berkaitan dengan konstruksi dan Teknik Sipil. Selama ini, keterbatasan fasilitas menjadi kendala dalam menunjang proses pembelajaran mahasiswa,” ujar Azka kepada Poskotasumatra.com, Jumat (28/8/2026).
Ia meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara bersama para wakil rakyat di DPRA Dapil 8 agar dapat mendorong serta memperjuangkan pembangunan Laboratorium Fakultas Teknik UGL sebagai salah satu prioritas pembangunan pendidikan.
Azka menilai Universitas Gunung Leuser merupakan salah satu perguruan tinggi terbesar di Aceh Tenggara yang memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah. Karena itu, UGL dinilai sebagai aset daerah yang perlu mendapat perhatian khusus, termasuk dalam pemenuhan fasilitas pendidikan yang layak.
“Kami berharap pemerintah daerah dan anggota DPRA Dapil 8 dapat bersama-sama memperjuangkan pembangunan Laboratorium Fakultas Teknik UGL. Ini sangat penting untuk mendukung peningkatan kualitas mahasiswa dan lulusan,” tegasnya.
BEM Fakultas Teknik UGL berharap pembangunan laboratorium tersebut dapat segera direalisasikan agar mahasiswa tidak lagi mengalami keterbatasan fasilitas praktik dan dapat memperoleh pengalaman pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
“Kami meminta agar pembangunan Laboratorium Fakultas Teknik Universitas Gunung Leuser dapat segera diprioritaskan. Sudah saatnya kebutuhan mahasiswa dan pengembangan pendidikan tinggi di Aceh Tenggara mendapat perhatian yang lebih serius,” pungkas Azka. (PS/ASP)
