POSKOTASUMATERA.COM-HUMBAHAS – Upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) terus mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Humbahas. Salah satunya melalui peningkatan kompetensi guru dalam mengajarkan matematika dengan metode GASING (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan).
Komitmen tersebut ditunjukkan Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan P. Nababan, SH, MH, saat membuka secara resmi Pelatihan Pandai Berhitung bagi Guru dengan Metode GASING yang dipusatkan di UPT SMP Negeri 2 Doloksanggul, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis Pemkab Humbahas untuk membekali para pendidik dengan metode pembelajaran matematika yang lebih sederhana, menarik, dan mudah diterima peserta didik.
Pembukaan pelatihan turut dihadiri Wakil Bupati Humbang Hasundutan Junita R. Marbun, SH, MAP, pencetus metode GASING Prof. Yohanes Surya, Ph.D., GM Consumer Business Region Sumbagut PT Telkomsel Agung E. Setyobudi, Ketua Yayasan Holong Ondolan Indonesia Emas Astilda Sinabutar, Sekda Humbahas Christison R. Marbun, para Staf Ahli Bupati, Asisten, pimpinan OPD, serta unsur terkait lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Oloan Nababan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pemerhati pendidikan, Yayasan Teknologi Indonesia Jaya, PT Telkomsel Regional Sumbagut, serta Yayasan Holong Ondolan yang telah bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Humbahas dalam menyelenggarakan pelatihan tersebut.
Menurut Bupati, peningkatan kapasitas dan kompetensi guru merupakan salah satu fondasi utama dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu. Guru tidak hanya dituntut menguasai materi pelajaran, tetapi juga harus mampu memilih metode pembelajaran yang membuat siswa lebih mudah memahami dan menikmati proses belajar.
“Metode GASING diharapkan dapat memperkuat kemampuan guru dalam menghadirkan pembelajaran matematika yang sederhana, menarik dan mudah dipahami. Pendekatan ini menekankan pemahaman konsep secara bertahap melalui pembelajaran yang menyenangkan, logis dan aplikatif,” ujar Bupati.
Pelatihan tersebut berlangsung selama 15 hari, mulai 26 Agustus hingga 11 September 2026. Dalam kurun waktu tersebut, para guru akan mendapatkan pembekalan dan praktik penerapan metode GASING sehingga nantinya dapat mengimplementasikannya secara langsung di sekolah.
Bupati berharap pelatihan tidak berhenti pada peningkatan kemampuan peserta secara pribadi. Para guru yang telah mengikuti pelatihan diharapkan menjadi penggerak yang mampu menularkan pengetahuan dan praktik baik kepada guru lainnya di sekolah masing-masing.
“Harapan kita, para peserta dapat menerapkan hasil pelatihan secara konsisten di sekolah masing-masing dan menularkan praktik-praktik baik kepada guru lainnya serta anak murid atau siswa nantinya,” kata Oloan.
Langkah tersebut, lanjutnya, merupakan bagian dari upaya Pemkab Humbahas dalam meningkatkan pembangunan manusia yang produktif dan berkualitas, sekaligus mempersiapkan generasi Humbang Hasundutan yang unggul, cerdas dan berkarakter.
Sementara itu, Prof. Yohanes Surya, Ph.D. memberikan apresiasi terhadap langkah cepat Bupati Oloan Nababan dalam merealisasikan pelatihan metode GASING bagi para guru di Humbahas.
Menurut Yohanes, pelaksanaan pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan melalui Zoom bersama Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan dan para bupati pada Selasa, 18 Agustus 2026 lalu.
Ia menilai Pemkab Humbahas menunjukkan respons yang cepat karena hanya dalam waktu kurang dari satu minggu hari kerja, hasil pertemuan tersebut telah ditindaklanjuti dalam bentuk kegiatan nyata.
“Ini menunjukkan adanya keseriusan dan komitmen dari Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya kemampuan berhitung para siswa melalui peningkatan kompetensi guru,” kata Yohanes.
Yohanes Surya juga melihat Humbang Hasundutan memiliki potensi yang baik dalam pengembangan metode GASING. Hal itu, menurutnya, tercermin dari prestasi salah seorang utusan Humbahas, Livi Sihombing, yang mampu menjadi salah satu pengajar terbaik.
Potensi tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga penerapan metode GASING tidak hanya menjadi program pelatihan, tetapi mampu memberikan dampak nyata terhadap kualitas pembelajaran matematika di sekolah-sekolah Humbahas.
Kepala Dinas Pendidikan Humbang Hasundutan M. Panjaitan menjelaskan, pelatihan tersebut diikuti sebanyak 216 guru, yang terdiri atas 158 guru SD dan 58 guru SMP.
Jumlah peserta tersebut menunjukkan besarnya perhatian terhadap peningkatan kemampuan pendidik, khususnya dalam menghadirkan pembelajaran berhitung yang lebih efektif dan menyenangkan bagi siswa.
M. Panjaitan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Dukungan ini merupakan bagian penting dalam upaya mewujudkan pendidikan yang lebih baik dan melahirkan generasi bangsa yang lebih berkualitas,” ujarnya.
Rangkaian acara pembukaan kemudian ditutup dengan pemberian cenderamata berupa ulos sebagai simbol penghormatan sekaligus ungkapan terima kasih kepada Prof. Yohanes Surya, Ph.D., GM Consumer Business Region Sumbagut PT Telkomsel Agung E. Setyobudi, serta Ketua Yayasan Holong Ondolan Astilda Sinabutar.
Dengan dimulainya pelatihan tersebut, Pemkab Humbahas berharap lahir semakin banyak guru yang mampu mengajarkan matematika secara sederhana, menyenangkan, dan mudah dipahami.
Pada akhirnya, peningkatan kualitas guru diharapkan berbanding lurus dengan peningkatan kemampuan numerasi dan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Humbang Hasundutan. (PS/B.Nababan)
