HUT RI Ke- 81 Grand Final Lomba Karaoke Lagu Komering Meriah

/ Selasa, 18 Agustus 2026 / 12.20.00 WIB


POSKOTASUMATERA COM

OKU TIMUR ,- Panggung Terbuka Pasar Martapura berubah menjadi ruang ekspresi seni dan budaya pada malam Grand Final Lomba Karaoke Lagu Komering, Senin malam, 17 Agustus 2026. Dari 67 peserta yang mengikuti babak penyisihan, hanya 12 peserta yang berhasil mengamankan tempat di panggung grand final.

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut turut dihadiri Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, M.T., M.M., Wakil Bupati H.M. Adi Nugraha Purna Yudha, S.H., dan Sekretaris Daerah H. Rusman, S.E., S.T., M.M. dan Kepala OPD.

Kehadiran masyarakat membuat suasana malam final semakin semarak. Sorak dan dukungan penonton mengiringi penampilan para finalis yang membawakan lagu-lagu Komering, sekaligus menunjukkan bahwa momentum kemerdekaan dapat dirayakan melalui ruang-ruang kebudayaan yang dekat dengan masyarakat.

Bupati Enos mengapresiasi antusiasme masyarakat dan para peserta yang ikut mengambil bagian dalam lomba tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi wadah untuk menyalurkan bakat, tetapi juga menjadi ruang untuk menjaga nilai budaya dan bahasa Komering di Bumi Sebiduk Sehaluan.

Lomba tersebut juga memperlihatkan bahwa pelestarian budaya tidak selalu harus berlangsung dalam suasana formal. Ketika masyarakat diberi ruang untuk tampil, berkarya, dan menikmati budaya daerah bersama-sama, nilai budaya dapat tumbuh dalam suasana yang lebih dekat dan menyenangkan.

Setelah melalui penampilan pada babak grand final, dewan juri menetapkan para pemenang dari kategori putra dan putri. Kategori putri, juara pertama diraih Sri Bainun, disusul Titi Otaria sebagai juara kedua dan Septi Wahyuni  sebagai juara ketiga.

Sementara kategori putra, juara pertama diraih Risko Wayan, juara kedua Asroni dan juara ketiga Ardian Pratama. Para pemenang mendapatkan trofi dan uang pembinaan.

Dari 67 peserta yang memulai perjalanan melalui babak penyisihan hingga 12 finalis yang akhirnya berdiri di panggung malam itu, lomba ini menunjukkan bahwa perayaan kemerdekaan juga dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk menampilkan bakat sekaligus merawat identitas budayanya sendiri.

Di tengah kemeriahan HUT ke-81 RI, lagu Komering tidak hanya terdengar sebagai hiburan. Ia menjadi suara budaya yang tetap hidup di tengah masyarakat OKU Timur.

(PS/PARLIN)

Komentar Anda

Terkini: