POSKOTASUMATERA.COM-HUMBAHAS,-Pembangunan Jembatan Pagaran Dolok atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai Jembatan Katolik di Desa Sanggaran II, Kecamatan Onan Ganjang, Kabupaten Humbang Hasundutan, terus menunjukkan perkembangan yang positif.
Proyek infrastruktur yang menjadi harapan masyarakat tersebut kini memasuki tahap pembangunan pondasi dan persiapan pembeton."Informasi tersebut disampaikan Camat Onan Ganjang, Roland Marbun, kepada Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Humbang Hasundutan, Minggu (2/8/2026).
Roland menjelaskan bahwa pembangunan jembatan merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) sebagai bentuk sinergi dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, hingga saat ini progres pembangunan pondasi Jembatan Pagaran Dolok telah mencapai sekitar 20 persen. Pekerjaan di lapangan kini berlanjut pada pemasangan rangka besi sebagai persiapan untuk proses pengecoran atau pembetonan jembatan.
"Pekerjaan terus berjalan sesuai tahapan. Saat ini pemasangan rangka besi sedang dilakukan sebagai persiapan pembetonan sehingga pembangunan dapat terus dipercepat," jelas Roland Marbun.
Keberadaan jembatan tersebut nantinya diharapkan menjadi solusi atas kebutuhan akses transportasi masyarakat Desa Sanggaran II dan wilayah sekitarnya. Selama ini, kondisi akses yang terbatas menjadi kendala bagi aktivitas warga, terutama dalam mengangkut hasil pertanian menuju pusat pemasaran.
Apabila pembangunan selesai sesuai rencana, jembatan tersebut akan memperlancar arus lalu lintas, meningkatkan mobilitas masyarakat, memangkas waktu tempuh, serta mempercepat distribusi hasil pertanian yang menjadi sumber utama perekonomian warga.
Infrastruktur ini juga diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Selain melaporkan perkembangan Jembatan Pagaran Dolok, Camat Onan Ganjang juga menyampaikan perkembangan pembangunan Jembatan Aek Sipoti di Desa Batunagodang Siatas.
Hingga saat ini, pembangunan jembatan tersebut masih berada pada tahap pengerjaan pondasi. "Namun, proses pengerjaan sempat mengalami hambatan akibat bencana alam. Pada Kamis, 30 Juli 2026, banjir melanda lokasi pembangunan sehingga mengganggu aktivitas pekerjaan di lapangan dan menyebabkan pelaksanaan proyek harus disesuaikan dengan kondisi cuaca.
Meski demikian, Pemerintah Kecamatan Onan Ganjang bersama seluruh pihak terkait tetap berkomitmen mengawal pelaksanaan pembangunan kedua jembatan tersebut agar dapat diselesaikan sesuai target.
Diharapkan, kehadiran infrastruktur ini nantinya tidak hanya membuka keterisolasian wilayah, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Humbang Hasundutan. (PS/B.Nababan)
