Pemeriksaan Kesehatan TB Paru di Desa Sitampa Simatoras, Upaya Deteksi Dini Wujudkan Masyarakat Sehat

/ Sabtu, 01 Agustus 2026 / 09.00.00 WIB

Kepala Puskesmas Pintu Padang Muhammad Halim Pasaribu SKM Memberikan Pengarahan

POSKOTASUMATERA.COM, TAPANULI SELATAN – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan melalui Dinas Kesehatan bersama Puskesmas Pintu Padang menggelar pemeriksaan kesehatan Tuberkulosis (TB) Paru bagi masyarakat di halaman Kantor Desa Sitampa Simatoras, Kecamatan Batang Angkola, Sabtu (1/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi deteksi dini penyakit menular sekaligus memperkuat upaya pengendalian Tuberkulosis di tingkat desa.


Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Selatan, dr. Sri Khairunnisa, yang diwakili oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Edy Sujoko, bersama rombongan. Turut hadir Kepala Puskesmas Pintu Padang Muhammad Halim Pasaribu, SKM, beserta tim medis yang memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat secara langsung.


Sejak pagi, warga tampak antusias mengikuti pemeriksaan. Sebelum menjalani skrining, peserta diwajibkan membawa Kartu Keluarga sebagai syarat pendaftaran, menyerahkan identitas diri serta nomor telepon yang dapat dihubungi. Setelah proses administrasi selesai, masyarakat memperoleh nomor antrean dan diarahkan menuju tempat tunggu yang telah disediakan agar pelayanan berlangsung tertib dan nyaman.


Pemeriksaan diawali dengan penimbangan berat badan sebagai bagian dari penilaian kondisi kesehatan dasar, kemudian dilanjutkan dengan skrining dan pemeriksaan TB Paru oleh tenaga kesehatan Puskesmas Pintu Padang. Program ini dibatasi hanya untuk 100 peserta sehingga pemeriksaan dapat dilakukan secara optimal, cepat, dan tepat sasaran.


Menurut tim kesehatan, deteksi dini Tuberkulosis memiliki peran penting dalam memutus rantai penularan. Penyakit TB Paru masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang membutuhkan perhatian serius karena dapat menular melalui percikan dahak saat penderita batuk atau bersin. Dengan pemeriksaan sejak dini, penderita dapat segera memperoleh pengobatan sehingga peluang kesembuhan semakin tinggi dan risiko penularan kepada orang lain dapat ditekan.


Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat, seluruh peserta yang mengikuti pemeriksaan juga mendapatkan makanan ringan (snack) setelah menjalani rangkaian layanan kesehatan. Pelayanan yang ramah, tertib, dan mudah diakses diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan serta tidak ragu melakukan pemeriksaan apabila mengalami gejala yang mengarah pada Tuberkulosis.


Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Selatan bersama Puskesmas Pintu Padang menegaskan komitmennya dalam memperluas layanan kesehatan preventif hingga ke desa-desa. Sinergi pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, meningkatkan kualitas hidup warga, serta mendukung target eliminasi Tuberkulosis di Indonesia.(PS/BERMAWI)

Komentar Anda

Terkini: