POSKOTASUMATERA.COM, MANDAILING NATAL – Kabar membanggakan kembali datang dari SMAN 2 Plus Panyabungan. Sehubungan dengan adanya kebijakan pemerintah mengenai penambahan kuota anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2026, tiga siswa terbaik sekolah tersebut berhasil dinyatakan lulus sebagai anggota Paskibraka tingkat kabupaten. Prestasi ini menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan karakter, kedisiplinan, serta jiwa kepemimpinan yang selama ini diterapkan di lingkungan sekolah.
Keberhasilan para siswa tersebut tidak hanya mencerminkan kemampuan fisik dan mental yang baik, tetapi juga menunjukkan pentingnya pendidikan karakter dalam membentuk generasi muda yang berintegritas. Seleksi Paskibraka dikenal memiliki standar yang ketat, meliputi aspek kesehatan, kebugaran jasmani, wawasan kebangsaan, kedisiplinan, hingga kemampuan bekerja sama dalam tim. Oleh karena itu, lolosnya peserta merupakan pencapaian yang patut diapresiasi.
Kepala SMAN 2 Plus Panyabungan, Hendri, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi yang diraih para peserta didiknya. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras siswa, dukungan orang tua, serta bimbingan para guru yang secara konsisten menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan semangat nasionalisme kepada seluruh peserta didik.
Adapun tiga siswa SMAN 2 Plus Panyabungan yang dinyatakan lulus sebagai anggota Paskibraka Tingkat Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2026 adalah Muhammad Qory Gimnastiar, Yusna Dewi Nasution, dan Luthfa Annisa. Ketiganya akan mengemban tugas mulia sebagai bagian dari pasukan pengibar bendera pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di tingkat kabupaten.
Secara ilmiah, keterlibatan pelajar dalam kegiatan Paskibraka memiliki dampak positif terhadap perkembangan kepribadian remaja. Berbagai kajian pendidikan menunjukkan bahwa aktivitas yang menekankan disiplin, kepemimpinan, tanggung jawab, serta kerja sama mampu meningkatkan kemampuan sosial, pengendalian diri, dan rasa percaya diri peserta didik. Nilai-nilai tersebut menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan pendidikan maupun kehidupan bermasyarakat.
Prestasi ini juga memperkuat citra SMAN 2 Plus Panyabungan sebagai sekolah yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga aktif mengembangkan potensi nonakademik siswa. Melalui berbagai program pembinaan, sekolah terus berkomitmen mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, berwawasan kebangsaan, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
Seluruh keluarga besar SMAN 2 Plus Panyabungan mengucapkan selamat kepada Muhammad Qory Gimnastiar, Yusna Dewi Nasution, dan Luthfa Annisa atas keberhasilan yang telah diraih. Semoga amanah yang telah dipercayakan dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya, menjadi pengalaman berharga dalam membentuk karakter, memperkuat jiwa kepemimpinan, serta menumbuhkan semangat cinta tanah air demi kemajuan bangsa Indonesia.(PS/BERMAWI)
