Kadis Kesehatan Tapsel dr.Sri Khairunnisa ( Tengah Jilbab merah) Bersama UPTD Puskesmas Pintu Padang (Pakai Topi) foto bersama Staf Puskesmas Pintu Padang Batang Angkola
POSKOTASUMATERA.COM – TAPANULI SELATAN — UPTD Puskesmas Pintu Padang terus memperkuat budaya kerja profesional melalui evaluasi mutu pelayanan, administrasi, serta kedisiplinan pegawai. Kegiatan yang melibatkan Tim Mutu, Tim Administrasi dan Kepala Puskesmas tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan sekali dalam setahun sebagai bagian dari upaya menjaga konsistensi kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Kepala UPTD Puskesmas Pintu Padang, Muhammad Halim, SKM, mengatakan bahwa evaluasi kinerja tidak semata-mata diarahkan untuk mengukur capaian pekerjaan, tetapi juga menjadi instrumen pembinaan agar setiap staf mampu menjalankan tugas sesuai tupoksi, mematuhi ketentuan jam kerja, serta berkontribusi terhadap pengembangan inovasi pelayanan. Pendekatan tersebut dinilai penting karena mutu pelayanan kesehatan sangat dipengaruhi oleh kedisiplinan dan tanggung jawab sumber daya manusia.
Sebagai bentuk apresiasi, pihak Puskesmas Pintu Padang memberikan reward kepada tiga orang staf dengan kinerja terbaik, khususnya berdasarkan kedisiplinan dalam memenuhi jam datang dan jam pulang serta pelaksanaan tugas secara konsisten. Ketiga staf tersebut adalah Dr. Nur Aina, Dewi Marito, S.Sos., dan Anita Agusnita, M.KM. Pemberian penghargaan dilaksanakan pada 24 Agustus 2026 dalam rangkaian kegiatan Mini Lokakarya (Minilok) Puskesmas.
Penghargaan berupa jilbab tersebut merupakan tradisi apresiasi yang rutin diberikan setiap tahun. Kendati sederhana, pemberian reward diharapkan mampu memberikan motivasi psikologis sekaligus memperkuat budaya penghargaan di lingkungan kerja. Menurut Muhammad Halim, penghargaan bukan hanya ditujukan kepada penerima, tetapi juga diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh staf agar meningkatkan disiplin, etos kerja, kreativitas, serta kepatuhan terhadap standar operasional pelayanan.
Sebelumnya, pada 15 Agustus 2026, Puskesmas Pintu Padang juga melaksanakan kegiatan terkait pelayanan terbersih dan inovasi. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Tapanuli Selatan, dr. Sri Khairunnisa, bersama Kabid P2P dr. Emilda Arasanti. Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan pelayanan kesehatan yang bersih, tertib, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Model pembinaan melalui evaluasi, inovasi, kedisiplinan, serta pemberian penghargaan tersebut sejalan dengan arah pembinaan yang diharapkan Kepala Dinas Kesehatan Tapanuli Selatan, dr. Sri Khairunnisa. Pendekatan ini menempatkan tenaga kesehatan sebagai komponen strategis dalam peningkatan mutu pelayanan, karena keberhasilan fasilitas kesehatan tidak hanya ditentukan oleh sarana dan prasarana, tetapi juga oleh kualitas, integritas, dan kedisiplinan aparatur yang menjalankan pelayanan.
Selain itu, mulai 1 September 2026, status pelayanan Puskesmas Pintu Padang akan mengalami perubahan menjadi rawat jalan. Perubahan ini tentunya membutuhkan kesiapan organisasi, sumber daya manusia, administrasi, serta sistem pelayanan yang semakin terukur. Karena itu, evaluasi rutin dan pemberian apresiasi diharapkan menjadi bagian dari strategi membangun budaya kerja yang adaptif dan berkelanjutan, sehingga seluruh staf mampu memberikan pelayanan kesehatan yang efektif, disiplin, bersih, inovatif, dan semakin dipercaya masyarakat.(PS/BERMAWI)


