POSKOTASUMATERA.COM-HUMBAHAS,- Pembangunan gedung Cath Lab (Catheterization Laboratory) RSUD Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), terus berjalan. Memasuki bulan kedua pelaksanaan konstruksi, progres pembangunan hingga awal September 2026 telah mencapai 19 persen.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan, Tulus Parlindungan Sipahutar, menyampaikan bahwa capaian tersebut masih sesuai dengan target yang telah ditetapkan dalam time schedule pelaksanaan pekerjaan.
“Progres konstruksi sampai awal September 2026 berada di posisi 19 persen. Capaian tersebut masih sesuai dengan target progres yang direncanakan,” ujar Tulus, Rabu (2/9/2026).
Dijelaskannya, pembangunan gedung Cath Lab RSUD Doloksanggul bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Kesehatan Tahun Anggaran 2026.
Sesuai kontrak, masa pelaksanaan pembangunan gedung tersebut berlangsung hingga Desember 2026. Namun demikian, pihak pelaksana terus melakukan percepatan pekerjaan dengan harapan pembangunan dapat diselesaikan lebih awal, yakni pada November 2026.
Pembangunan gedung Cath Lab ini sebelumnya ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilaksanakan pada Kamis, 23 Juli 2026.
Direktur RSUD Doloksanggul, dr. Tiar Sihombing, saat peletakan batu pertama menjelaskan bahwa pembangunan fasilitas tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan kapasitas pelayanan kesehatan, khususnya pelayanan jantung di Humbang Hasundutan.
Keberadaan Cath Lab nantinya diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pelayanan jantung, mempercepat penanganan pasien, serta mengurangi kebutuhan rujukan pasien ke rumah sakit lain di luar daerah.
Selain itu, fasilitas tersebut juga diharapkan dapat mendukung SIHREN (Sistem Informasi Hospital-based National Emergency Response) dalam memperkuat sistem rujukan dan pelayanan kegawatdaruratan.
Dengan adanya fasilitas Cath Lab di RSUD Doloksanggul, masyarakat Humbang Hasundutan diharapkan nantinya dapat memperoleh pelayanan kesehatan jantung yang lebih cepat, efektif, dan memadai tanpa harus selalu dirujuk ke rumah sakit di luar daerah.
Pemerintah daerah bersama pihak rumah sakit dan pelaksana pembangunan terus mendorong agar pekerjaan berjalan sesuai rencana dan fasilitas tersebut dapat segera dimanfaatkan untuk kepentingan pelayanan kesehatan masyarakat. (PS/B.Nababan)
