POSKOTASUMATERA.COM — TAPANULI SELATAN — SMA Negeri 1 Angkola Barat menggelar pertemuan bersama orang tua/wali murid pada Senin (31/8/2026) di Aula Terbuka SMA Negeri 1 Angkola Barat. Pertemuan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi dua arah antara pihak sekolah dan keluarga peserta didik, sekaligus memperkuat prinsip transparansi dalam penyelenggaraan pendidikan.
Kegiatan dipimpin dan dipertanggungjawabkan langsung oleh Kepala SMA Negeri 1 Angkola Barat, Salamat Siregar, S.Pd., M.Si. Menurutnya, keterlibatan orang tua merupakan salah satu unsur strategis dalam mendukung keberhasilan proses pendidikan. Sekolah tidak hanya berperan sebagai tempat pembelajaran akademik, tetapi juga membutuhkan dukungan keluarga agar pembinaan karakter, kedisiplinan, dan prestasi peserta didik dapat berjalan secara berkesinambungan.
Salah satu agenda utama dalam pertemuan tersebut adalah penyampaian pertanggungjawaban penggunaan SPP Tahun Pelajaran 2025/2026. Penyampaian laporan tersebut menjadi bentuk keterbukaan pengelolaan sumber daya pendidikan kepada orang tua/wali murid. Transparansi anggaran di lingkungan sekolah dinilai penting untuk membangun kepercayaan, memastikan penggunaan dana sesuai peruntukan, serta mendorong tata kelola pendidikan yang akuntabel.
Selain evaluasi pengelolaan SPP, pihak sekolah juga memaparkan program kerja SMA Negeri 1 Angkola Barat untuk Tahun Pelajaran 2026/2027. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat kualitas pembelajaran, pengembangan potensi peserta didik, pembinaan karakter, serta peningkatan pelayanan pendidikan. Dengan adanya komunikasi sejak awal, orang tua diharapkan memahami arah kebijakan dan program sekolah sehingga dapat memberikan dukungan secara optimal.
Pertemuan juga diisi dengan sosialisasi Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG). Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan dan meringankan beban masyarakat dalam memperoleh layanan pendidikan. Sosialisasi kepada orang tua menjadi penting agar tujuan, mekanisme, serta manfaat program dapat dipahami secara utuh dan tidak menimbulkan kesalahpahaman dalam pelaksanaannya.
Agenda lainnya membahas Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) BOSP Perubahan Tahun Anggaran 2026 serta RKAS BOSP Tahun Anggaran 2027. Pembahasan ini menunjukkan bahwa perencanaan anggaran pendidikan perlu dilakukan secara sistematis, berdasarkan kebutuhan nyata sekolah, dan diarahkan pada peningkatan mutu layanan pendidikan. Pengelolaan anggaran yang terencana dan akuntabel diharapkan mampu mendukung pencapaian target pendidikan secara efektif dan berkelanjutan.
Kepala SMA Negeri 1 Angkola Barat, Salamat Siregar, S.Pd., M.Si., yang berada di bawah koordinasi Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara untuk wilayah Tapanuli Selatan, berharap pertemuan tersebut semakin memperkuat sinergi antara sekolah dan orang tua/wali murid. Kolaborasi yang sehat, komunikasi terbuka, serta pengelolaan anggaran yang transparan menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, SMA Negeri 1 Angkola Barat diharapkan mampu terus meningkatkan mutu layanan dan mencetak generasi yang berprestasi, berkarakter, serta memiliki daya saing.(PS/BERMAWI)

