2 Orang Warga Selambo Tewas Diserang Kelompok Orang Tidak Dikenal, Warga Meminta Kapoldasu Turun Tangan.

/ Rabu, 23 Oktober 2024 / 16.42.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM-DELISERDANG- Penyerangan  secara tiba-tiba dilakukan puluhan orang yang tidak dikenal, terjadi di jalan Selambo, Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, pada dini hari pukul 02:30 Wib, Selasa 22/10/2024 akibatnya, 2 Orang Warga Tewas di tempat dan yang lainnya luka-luka akibat sabetan senjata tajam, panah dan senjata api.

Penyerangan secara tiba-tiba pada sini hari tersebut, membuat warga Selambo yang sedang beristirahat menjadi panik dan ketakutan, sejumlah warga berupaya melakukan penghadangan agar para penyerang tidak memasuki kawasan permukiman warga, tetapi puluhan orang tersebut melakukan penyerangan secara brutal membuat bentrok kan tidak  bisa terhindari.

Salah seorang warga yang tidak mau disebutkan indititasnya, mengatakan puluhan orang datang dengan mengendarai puluhan sepeda motor, langsung melakukan penyerangan dengan mengunakan petasan, batu, samurai dan senjata api, dimana salah satu warga Selambo tewas ditempat akibat ditembus peluru dari kelompok penyerangan tersebut. 

Ia mengungkapkan bahwa penyerangan seperti ini bukan pertama kali di rasakan warga Selambo, sebelumnya ada juga penyerangan terjadi di siang hari, "banyak warga yang terluka, beberapa kendaraan dibakar dan beberapa angkot MRX mengalami kerusakan kaca mobilnya pecah akibat dilempari batu oleh penyerang dan sudah viral beritanya namun para pelaku tidak ada yang ditangkap", ungkapnya.

"Pada malam bentrok tersebut, warga dapat mengamankan 3 orang dari kelompok penyerangan dan sudah kami serahkan ke pihak kepolisian yang datang setelah bentrok kan terjadi, kalau lah tidak ada kepolisian datang malam itu, entah bagaimana lagi yang terjadi" tutur warga lain.

Atas hal ini, Warga Selambo kini merasa mencekam tinggal di sana dan berharap Kapolda Sumatera Utara agar turun tangan untuk masalah ini dan dapat menangkap para pelaku penyerangan beserta otak pelaku penyerangan.

Ayub Prigadi Marbun Kepala dusun saat diwawancarai awak media, mengatakan bahwa dia tidak mengetahui pasti kejadian tersebut, dia mengatakan dihubungi beberapa kali oleh warga melalui pangil whatsapp,yang memberitahukan bahwa dusun 3 telah diserang puluhan orang yang tidak dikenal, saat ditanyakan kembali apakah bentrok seperti ini sering terjadi, ia menjawab ada beberapa kali bentrok tetapi baru ini yang mengakibatkan korban meninggal dunia. 

Beberapa warga meminta kepada awak media untuk memviralkal apa yang dialami mereka karena, hal seperti ini sudah berulang kali terjadi mereka di serang orang yang tidak dikenal, diduga ini orang suruhan yang sama dengan modus yang sama, Kami berharap pihak kepolisian harus menindak tegas kepada mereka dan mengungkap DALANG dari Penyerangan ini secepatnya.(PS/IG).


Komentar Anda

Terkini: