Biaya Haji Turun di Tengah Gejolak Dolar, 174 Calhaj Tapsel Siap Menyongsong Panggilan Suci

/ Rabu, 14 Mei 2025 / 15.27.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM - TAPANULI SELATAN-Di tengah hembusan angin ketidakpastian ekonomi global, secercah harapan hadir menyapa umat Islam di Tapanuli Selatan. Biaya haji tahun 2025 yang sempat dikhawatirkan melonjak akibat gejolak nilai tukar dolar, justru mengalami penurunan. Kabar ini menjadi hadiah manis bagi 174 calon jemaah haji (calhaj) asal Tapsel yang tengah bersiap menyongsong panggilan suci menuju Baitullah.


Suasana haru dan khidmat menyelimuti Masjid Agung Syahrun Nur, Sipirok, Rabu (14/5/2025), saat Bupati Tapsel, H. Gus Irawan Pasaribu, secara resmi membuka Manasik Akbar. Di hadapan ratusan calhaj, Gus Irawan menyampaikan apresiasi mendalam kepada Presiden Prabowo Subianto yang dinilai mampu menjaga keberpihakan kepada umat Islam di tengah situasi ekonomi yang tertekan.

"Di saat dolar naik, biaya haji justru turun. Ini bukan keajaiban, tapi hasil dari komitmen dan keberpihakan Presiden Prabowo kepada umat," ujar Gus Irawan, disambut haru dan syukur dari para calon jemaah.


Lebih dari sekadar biaya, Gus Irawan mengingatkan bahwa haji adalah perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan lahir dan batin. Ia berpesan agar seluruh jemaah menjadi duta bangsa yang menjaga nama baik Sumatera Utara, khususnya Tapanuli Selatan.

"Jagalah sikap, jaga kesehatan, dan kembalilah menjadi haji yang mabrur, yang membawa cahaya keberkahan bagi keluarga dan daerah kita," pesannya penuh kehangatan.


Dari Desa ke Tanah Suci: Rahmiatul Zahro, Calhaj Termuda dari Sayurmatinggi


Manasik Akbar juga diwarnai kisah inspiratif dari calhaj termuda, Rahmiatul Zahro, 22 tahun, asal Sayurmatinggi, yang bersanding dalam satu kloter dengan Rapotan Siregar, 81 tahun, dari Sipirok.

"Ini menjadi potret indah keberagaman usia. Dari yang muda penuh semangat hingga yang sepuh penuh kebijaksanaan, semua bersatu dalam satu tekad memenuhi rukun Islam kelima," ungkap Plh. Kepala Kantor Kemenag Tapsel, H. Samsul Kamal Siregar.


Keberangkatan resmi menuju Asrama Haji Embarkasi Medan dijadwalkan pada 24 Mei 2025. Sebelumnya, tradisi tepung tawar akan digelar pada Sabtu, 17 Mei 2025, sebagai doa bersama bagi keselamatan para tamu Allah.


Hadir dalam Manasik Akbar ini para tokoh penting daerah; Wakil Bupati, Sekda, Kabag Kesra, camat, kepala KUA, hingga Ketua IPHI Tapsel, membuktikan bahwa perjalanan spiritual ini bukan hanya milik pribadi, melainkan perjalanan bersama seluruh masyarakat Tapsel yang menitipkan doa dan harapan ke Tanah Suci.(PS/BERMAWI)



Komentar Anda

Terkini: