Bupati Tapsel Panen Raya di Pargarutan Jae, Dorong Petani Tanam Tiga Kali Setahun

/ Sabtu, 17 Mei 2025 / 12.50.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM-TAPSEL- Komitmen Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Pemkab Tapsel) untuk mendukung program swasembada pangan nasional kembali dibuktikan. Pada Sabtu (17/5/2025), Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu turun langsung ke tengah sawah bersama para petani dalam acara "Panen Raya di Desa Pargarutan Jae", Kecamatan Angkola Timur.


Dalam suasana penuh keakraban dan semangat gotong royong, Bupati Gus Irawan menyampaikan apresiasi atas kerja keras para petani dan mendorong mereka untuk mengadopsi sistem pertanian modern guna meningkatkan produktivitas. Ia bahkan menantang para petani untuk menanam hingga tiga kali dalam setahun.

"Kita ingin masyarakat petani di Tapsel makin semangat bertani. Dengan sistem pertanian modern, penghasilan bisa meningkat. Target kita: dari dua kali tanam jadi tiga kali tanam setahun," tegas Bupati dalam sambutannya.

Selain berdialog dengan petani, Bupati juga menegaskan bahwa aspirasi warga mengenai perbaikan irigasi dan bantuan alat pertanian telah dicatat dan masuk dalam agenda prioritas Pemkab Tapsel.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pertanian Tapsel Hendri Hamdani Hsb, ST, Sekretaris Dinas M. Taufik Batubara, SP, MM, Ketua KTNA Tapsel Juang Pakpahan, Camat Angkola Timur, Babinkamtibmas, KCD Angkola Timur, serta para penyuluh pertanian se-Kecamatan Angkola Timur.

Ketua Kelompok Tani Saba Julu, Mubin Harahap, mengutarakan kondisi irigasi yang rusak sebagai hambatan utama petani.

"Karena kekurangan air, kami harus bergantian musim tanam. Ini tentu menghambat produktivitas. Kami sangat berharap dukungan Bupati untuk perbaikan irigasi dan bendungan,"* ungkapnya.

Sementara itu, Ketua KTNA Tapsel Juang Pakpahan memuji semangat petani Pargarutan Jae dan menyebut bahwa hasil panen kali ini mencapai 6,5 ton per hektar.

> *"Ini bukti nyata pembinaan yang tepat dan semangat gotong royong bisa meningkatkan hasil. Tapi tetap butuh dukungan dari pemerintah dalam bentuk infrastruktur dan alat pertanian," ujarnya.

Panen Raya ini bukan hanya selebrasi keberhasilan, tetapi juga menjadi forum silaturahmi dan dialog terbuka antara pemerintah dan petani. Momentum ini mempertegas peran strategis sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat Tapsel.

Dengan sinergi antara pemerintah, petani, dan kelembagaan pertanian, harapan menuju "kemandirian pangan dan kesejahteraan petani Tapanuli Selatan" semakin nyata.(PS/BERMAWI)






.
Komentar Anda

Terkini: