POSKOTASUMATERA.COM – MADINA – Aura semangat dan optimisme menyelimuti SMKN 1 Siabu pada hari ini Kamis (15/5-2025), saat Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI Sumut, Drs. Yeddi Efendi Sipayung, M.Pd, hadir menyapa langsung para guru dalam kunjungan kerjanya yang sarat makna.
Kehadiran beliau disambut dengan penuh kehangatan oleh Kepala Sekolah Agus Zulpan Harahap, S.S, bersama jajaran guru dan staf, menciptakan suasana yang penuh kekeluargaan dan inspiratif. Dalam sambutannya, Agus Zulpan mengungkapkan apresiasinya atas perhatian dan dukungan Cabdisdik Wilayah XI terhadap penguatan pendidikan vokasi. “Kami berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tapi juga berkarakter mulia,” tegasnya.
Dalam dialog interaktif yang digelar bersama para guru, Drs. Yeddi Efendi Sipayung menekankan peran vital guru sebagai garda terdepan pendidikan. “Tidak ada Superman dalam dunia pendidikan. Yang ada hanyalah Super Team Work,” ucapnya, mengundang tepuk tangan meriah dan penuh semangat dari seluruh peserta.
Ia juga memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para guru SMKN 1 Siabu yang tetap berinovasi meski di tengah keterbatasan. Tak hanya menyampaikan arahan, Drs. Yeddi turut meninjau langsung ruang-ruang praktik, laboratorium, dan bengkel otomotif. Ia memuji semangat kerapian dan upaya peningkatan fasilitas, serta mendorong agar sekolah lebih adaptif terhadap tuntutan industri masa kini.
Momen paling membakar semangat terjadi saat seluruh guru bersama Kacabdisdik menyuarakan yel-yel:
“Salam Kolaborasi Sumut Berkah!”
“SMK Bisa! SMK Hebat!”
Sebuah seruan yang menggema, menggugah tekad bersama untuk terus berinovasi demi pendidikan yang lebih maju.
Menutup kunjungannya, Drs. Yeddi menyerukan ajakan penuh semangat, “Mari kita bangun pendidikan vokasi yang bukan hanya responsif terhadap perubahan zaman, tetapi juga menjadi lokomotif penggerak ekonomi lokal dan regional.”
Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan suntikan energi baru bagi seluruh civitas akademika SMKN 1 Siabu. Sebuah bukti nyata bahwa sinergi dan komunikasi yang hangat antara sekolah dan Dinas Pendidikan mampu menjadi katalisator kemajuan pendidikan di era industri 4.0.(PS/BERMAWI)
