Pemkab Tapanuli Selatan Perkuat Tata Kelola Data Melalui Internalisasi Statistik Sektoral 2025

/ Rabu, 07 Mei 2025 / 09.45.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM-TAPSEL- Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Pemkab Tapsel) terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas tata kelola data daerah. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Internalisasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral Tahun 2025 yang digelar di Aula Kantor Bappeda Tapsel, Sipirok, Selasa (6/5/2025).


Wakil Bupati Tapsel, Jafar Syahbuddin Ritonga, yang mewakili Bupati Gus Irawan Pasaribu, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Jafar menekankan pentingnya peran data dalam perencanaan dan pengambilan kebijakan publik.


“Data berkualitas menjadi fondasi utama dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat. Kesalahan dalam penggunaan data dapat berdampak fatal terhadap keberhasilan pembangunan,” tegasnya.


Wabup Jafar mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mempererat kolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS), khususnya dalam penyusunan berbagai data strategis seperti Tapanuli Selatan Dalam Angka, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Indeks Pembangunan Manusia (IPM), pertumbuhan ekonomi, dan tingkat pengangguran.


Menurutnya, sinergi antara OPD sebagai penyedia statistik sektoral dan BPS sebagai penyedia data dasar harus terus ditingkatkan agar data yang dihasilkan akurat dan memenuhi Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK).


“Dengan data yang terkelola dengan baik, pembangunan di Tapsel akan lebih terarah dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujar Jafar.


Ia juga meminta seluruh OPD untuk membuka ruang bagi BPS dalam melakukan pembinaan statistik sektoral secara berkelanjutan. Pembinaan ini, lanjutnya, harus dipandang sebagai kebutuhan dalam membangun tata kelola data yang profesional, bukan sebagai beban tambahan.


Selain itu, Wabup meminta BPS Tapsel untuk rutin melaporkan perkembangan kegiatan, serta menekankan pentingnya dukungan penuh dari Bappeda dan Dinas Pertanian sebagai sampel dalam penghitungan Tingkat Penyelenggaraan Statistik Sektoral (TPSS).


“Keberhasilan penyelenggaraan statistik sektoral sangat bergantung pada niat, tekad, dan kesungguhan kita semua. Kebijakan publik harus berbasis data yang valid, bukan sekadar mengandalkan intuisi,” tutupnya.


Turut hadir dalam kegiatan ini Asisten Ekonomi Pembangunan, Kepala BPS Tapsel, perwakilan Kepala Bappeda, serta seluruh peserta dari berbagai OPD. (PS/BERMAWI)

Komentar Anda

Terkini: