POSKOTASUMATERA.COM-TAPSEL-SMA Negeri 1 Angkola Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mengakselerasi transformasi digital di dunia pendidikan melalui pelaksanaan Forum Ilmiah Guru (FIG) pada Rabu, 21 Mei 2025 di Sitinjak. Kegiatan ini mengangkat tema “Pemanfaatan Smart Board dalam Pembelajaran”, sebuah topik yang sangat relevan dengan arah kebijakan pendidikan nasional yang berbasis teknologi.
Forum ini diikuti oleh seluruh guru SMA Negeri 1 Angkola Barat sebagai peserta aktif. Mereka tidak hanya mendengarkan pemaparan materi, tetapi juga berbagi praktik baik pemanfaatan teknologi dalam kelas. Para guru menunjukkan bagaimana smart board dimanfaatkan sebagai media interaktif untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran dan keterlibatan siswa. Penggunaan smart board telah menjadi bagian dari rutinitas mengajar mereka, baik untuk menayangkan video pembelajaran, membuat kuis digital, hingga kolaborasi real-time dengan siswa.
Dalam arahannya, Kepala SMAN 1 Angkola Barat, Bapak Salamat Siregar, S.Pd., M.Si., menyampaikan pesan inspiratif yang menyentuh kesadaran profesi guru. “Kita sebagai seorang guru tidak boleh berhenti belajar. Harus terus memiliki kesadaran dari dalam untuk mengembangkan diri agar bisa mengembangkan peserta didik,” ungkap beliau dengan tegas. Arahan ini menggambarkan betapa pentingnya peran guru sebagai pembelajar sepanjang hayat, bukan hanya pengajar di kelas.
Lebih dari sekadar alat bantu, smart board telah menjadi bagian dari pendekatan baru dalam pembelajaran yang lebih kreatif, kolaboratif, dan berbasis proyek. Hal ini didukung pula oleh kemampuan setiap guru yang kini telah memiliki blog pribadi berbasis Google Sites. Di dalam blog tersebut, para guru menyusun bahan ajar yang sistematis, lengkap dengan video, lembar kerja, dan kuis digital yang siap digunakan dalam pembelajaran daring maupun luring.
Pencapaian ini tidak terlepas dari semangat kolaborasi, budaya berbagi, dan dorongan kuat dari pimpinan sekolah. Forum Ilmiah Guru ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi tonggak penting dalam budaya belajar di lingkungan SMA Negeri 1 Angkola Barat. Guru tidak lagi hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembelajar yang terus mengembangkan diri dan berkontribusi dalam ekosistem digital pendidikan.
Dengan semangat “berbagi untuk menginspirasi,” kegiatan ini diharapkan mampu menjadi contoh baik bagi sekolah-sekolah lain dalam mengintegrasikan teknologi digital dalam pembelajaran. Transformasi bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. SMA Negeri 1 Angkola Barat telah membuktikan bahwa dengan visi yang jelas, dukungan kepemimpinan, dan kerja sama seluruh warga sekolah, perubahan yang bermakna pasti bisa diwujudkan.(PS/BERMAWI).

