POSKOTASUMATERA.COM – TAPSEL – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79, Kepolisian Resor (Polres) Tapanuli Selatan (Tapsel) menggelar Kejuaraan Menembak Kapolres Tapsel Cup yang berlangsung di Lapangan Tembak Wicaksana Laghawa, Kota Padangsidimpuan, Kamis (26/6/2025). Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga prestasi, tetapi juga sarana strategis dalam mempererat sinergitas lintas sektor untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di kawasan Tapanuli Selatan dan Padang Lawas Utara.
Acara yang turut dihadiri oleh Wakil Bupati Tapsel, H. Jafar Syahbuddin Ritonga, MBA DBA menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung inisiatif Polri memperkuat harmoni dan koordinasi antara aparatur negara serta masyarakat. Dalam sambutannya, Jafar menyampaikan rasa hormat dan apresiasinya atas dedikasi Polres Tapsel dalam menggelar kegiatan yang bersifat edukatif sekaligus rekreatif tersebut.
“Kejuaraan ini adalah refleksi dari semangat Bhayangkara dalam menjalin kemitraan dengan seluruh elemen, baik pemerintah daerah, TNI, maupun masyarakat. Sinergi ini kami rangkum dalam semangat Tapsel Bangkit, demi mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Wabup Jafar Ritonga, mewakili Bupati H. Gus Irawan Pasaribu.
Lebih dari sekadar kompetisi, olahraga menembak dipandang sebagai wadah pembentukan karakter, konsentrasi, dan disiplin. Dalam perspektif psikologi olahraga, aktivitas seperti ini berkontribusi pada pengembangan aspek kognitif dan afektif individu yang berpartisipasi, sekaligus menjadi sarana deteksi dan pembinaan atlet potensial dari daerah.
Jafar juga menekankan pentingnya pendekatan kolaboratif dalam menyelesaikan persoalan masyarakat yang kian kompleks dan multidimensional. “Kami percaya bahwa pembangunan sosial tidak bisa dilakukan secara parsial. Sinergi antarlembaga adalah fondasi dalam menciptakan Tapsel yang unggul, sehat, cerdas, dan sejahtera, selaras dengan visi Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolres Tapsel, AKBP Yasir Ahmadi, SIK, menegaskan bahwa tema peringatan tahun ini, “Polri untuk Masyarakat”, menjadi pengingat bagi seluruh jajaran kepolisian untuk terus mengakar kuat pada nilai-nilai pengabdian dan pelayanan. Dalam konteks ini, kegiatan menembak tidak hanya menggugah semangat kompetisi, tetapi juga memperkuat hubungan antarinstitusi dan menumbuhkan rasa saling percaya di tengah masyarakat.
“Sinergitas yang terbangun lewat kegiatan ini adalah bentuk nyata dari semangat kebersamaan dalam menjaga keutuhan NKRI. Keamanan bukan hanya tugas Polri, tetapi tanggung jawab kolektif seluruh warga negara,” ujar Kapolres.
Kejuaraan ini juga menjadi bukti bahwa Polres Tapsel tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai penggerak kegiatan positif yang membangun kesadaran kolektif untuk hidup sehat, sportif, dan harmonis. Momentum HUT Bhayangkara ke-79 kali ini pun menjadi simbol penguatan jati diri Polri sebagai mitra sejati rakyat, yang tak hanya menjaga keamanan, tapi juga membina peradaban.(PS/BERMAWI)
