Semangat Pancasila Menggema di Stadion HM. Nurdin: SMAN 1 Padangsidimpuan Tunjukkan Jati Diri Bangsa melalui Paskibra

/ Senin, 02 Juni 2025 / 14.21.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM – PADANGSIDIMPUAN – Dalam nuansa khidmat yang menyelimuti Stadion HM. Nurdin, sebanyak 45 siswa terpilih dari SMAN 1 Padangsidimpuan menunjukkan kebanggaan dan semangat nasionalisme saat bertugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2025. Upacara ini digelar oleh Pemerintah Kota Padangsidimpuan dan dihadiri oleh unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta ribuan pelajar dari berbagai sekolah.


Peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum kolektif untuk menegaskan kembali peran generasi muda sebagai penjaga nilai-nilai luhur bangsa. Melalui proses seleksi ketat dan pembinaan disiplin selama berbulan-bulan oleh pelatih profesional dari unsur TNI serta guru-guru pendamping, para siswa tak hanya ditempa secara fisik, tetapi juga secara ideologis. Mereka mempelajari filosofi Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia.


Kepala SMAN 1 Padangsidimpuan, Dra. Nursyawiyah Hutauruk, M.Pd., menegaskan pentingnya internalisasi nilai Pancasila dalam pendidikan. “Mereka bukan hanya mengibarkan bendera, tapi juga mengibarkan harapan bangsa. Semangat Pancasila harus menjadi perilaku, bukan hanya semboyan,” ujar beliau.


Dari perspektif ilmiah, kegiatan semacam ini memiliki korelasi positif dengan pembentukan karakter dan identitas nasional siswa. Menurut kajian dari Kementerian Pendidikan, penguatan nilai-nilai Pancasila di lingkungan sekolah merupakan bagian dari strategi pendidikan karakter yang bertujuan mencetak generasi tangguh, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan globalisasi.


Hal ini dibuktikan oleh testimoni langsung dari siswa. D.Harahap, salah satu anggota Paskibra, menyampaikan bahwa dirinya mengalami transformasi pribadi selama proses pelatihan. “Saya belajar arti kedisiplinan, kerja sama, dan mencintai tanah air secara nyata. Kami merasa seperti sedang menulis sejarah,” ucapnya penuh semangat.


Upacara yang ditutup dengan pengibaran Merah Putih dan lantunan lagu Indonesia Raya tersebut menjadi simbol persatuan dan harapan. Di tengah era digital yang kerap mencairkan identitas budaya, kegiatan seperti ini menjadi sarana penting untuk meneguhkan semangat kebangsaan dalam diri generasi muda.


SMAN 1 Padangsidimpuan melalui partisipasi aktif siswanya membuktikan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, melainkan juga pembentukan karakter yang berbasis pada nilai-nilai luhur Pancasila. Di tengah gegap gempita globalisasi, suara kebangsaan yang menggema dari stadion ini adalah cerminan dari harapan akan masa depan Indonesia yang berakar kuat pada jati diri bangsa.(PS/BERMAWI)


Komentar Anda

Terkini: