Kepala Desa Pudun Jae Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Rekan Sejawat Syafruddin Harahap

/ Kamis, 03 Juli 2025 / 18.45.00 WIB

Almarhum Syafruddin Harahap Kepala Desa Sabungan Sipabangun Kec.Psp Hutaimbaru

POSKOTASUMATERA.COM – PADANGSIDIMPUAN – Awan duka menaungi langit Padangsidimpuan pada Kamis (3/7/2025), menyusul kabar berpulangnya Kepala Desa Sabungan Sipabangun, Syafruddin Harahap. Sosok yang dikenal bersahaja, bersikap rendah hati, dan penuh dedikasi terhadap kemajuan desanya itu kini telah pergi meninggalkan duka mendalam, tak hanya bagi keluarganya, namun juga bagi sesama pemimpin desa dan warga masyarakat.


Ucapan belasungkawa mengalir deras, salah satunya dari Kepala Desa Pudun Jae Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Riski Ibrahim Siregar. Ia menyampaikan rasa kehilangan yang begitu besar atas kepergian rekan seperjuangannya. “Almarhum bukan sekadar mitra kerja. Ia adalah saudara dalam pengabdian, panutan dalam kepemimpinan, dan teladan dalam pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Riski penuh haru.


Syafruddin Harahap selama ini dikenal sebagai motor penggerak perubahan lokal. Ia tidak hanya memimpin secara administratif, tetapi juga menghidupkan semangat kolektif warga untuk mandiri dan berdaya. Fokus utamanya adalah pada pembangunan berkelanjutan, ketahanan pangan berbasis komunitas, dan pelestarian lingkungan hidup. Visi lokalitas inilah yang membuat kehadirannya begitu dirasakan dan kepergiannya begitu menyayat hati.


Prosesi pemakaman almarhum berlangsung khidmat. Derai air mata mengiringi perjalanan terakhir sang pemimpin desa. Hadir dalam pemakaman tersebut berbagai tokoh masyarakat, unsur Forkopimcam, hingga kepala-kepala desa se-Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua. Doa dan penghormatan terakhir dipanjatkan sebagai bentuk cinta dan apresiasi terhadap perjuangan panjang Syafruddin membangun desa dari akar rumput.


Bagi Kepala Desa Pudun Jae, peristiwa ini menjadi pengingat kuat akan makna sejati dari kepemimpinan di tingkat akar rumput. “Jabatan bisa berganti, tapi nilai-nilai pengabdian yang tulus akan kekal dalam sejarah desa. Almarhum telah mewariskan bukan hanya program, tetapi semangat yang layak kita jaga bersama,” tegas Riski.


Ia pun menyerukan kepada para kepala desa lainnya untuk memperkuat solidaritas lintas wilayah. Menurutnya, duka yang dialami adalah milik kolektif dan menjadi titik refleksi bagi seluruh pemimpin desa untuk terus menjaga integritas, mempererat sinergi, dan menempatkan kepentingan masyarakat sebagai orientasi utama dalam setiap kebijakan.


Wafatnya Syafruddin Harahap menjadi cermin tentang bagaimana pengabdian, ketika dijalankan dengan keikhlasan, akan meninggalkan jejak abadi di hati masyarakat. Semoga semangatnya menjadi api yang menyala dalam jiwa setiap pemimpin desa, demi membangun desa-desa yang lebih berkeadilan, manusiawi, dan berkelanjutan. (PS/BERMAWI)


Komentar Anda

Terkini: