Kecelakaan Truk Interculer dan Minibus CV Simpati di Simalungun, Tujuh Orang Luka-Luka

/ Kamis, 21 Agustus 2025 / 18.47.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM-SIMALUNGUN – Sebuah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk Interculer L 9890 UX dan minibus CV Simpati BM 7542 AY terjadi di Jalan Umum Km 9,5–10 jurusan Pematangsiantar–Medan, tepatnya di Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, Kamis (21/8/2025) sekira pukul 03.30 WIB. Peristiwa ini menyebabkan tujuh orang mengalami luka-luka dan merusak bagian depan rumah seorang warga bernama Endang Wahyudi. Informasi awal kejadian ini juga ramai dibagikan di media online Mistra.id.


Menurut keterangan resmi Kepala Unit Penegakan Hukum Terpadu (Gakkum) Sat Lantas Polres Simalungun, Ipda Win Okto Silitonga, sopir truk interculer yang diketahui bernama Ardiansyah melarikan diri setelah kejadian. “Sopir truk interculer melarikan diri, namun identitasnya sudah kita ketahui. Kita juga sudah bertemu dengan pihak perwakilan dan meminta agar sopir segera menyerahkan diri,” ungkapnya saat dikonfirmasi.


Sementara itu, sopir minibus CV Simpati, Ali Suman (39), warga Pudun Jahe, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Kota Padangsidimpuan, mengalami luka ringan dan tengah mendapatkan perawatan medis di salah satu rumah sakit di Pematangsiantar. Selain itu, enam penumpang minibus juga mengalami luka ringan. Saat ini, mereka dirawat di fasilitas kesehatan maupun rumah keluarga di Siantar.


Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan Unit Gakkum Sat Lantas Polres Simalungun, kecelakaan diduga kuat terjadi karena truk interculer mengambil jalur terlalu ke kanan sehingga bertabrakan dengan minibus CV Simpati yang datang dari arah berlawanan. “Sebelum kecelakaan, truk melaju dari arah Medan menuju Siantar. Namun saat berada di lokasi, kendaraan tersebut mengambil jalur kanan hingga bertabrakan dengan minibus,” jelas Ipda Win Okto.


Benturan keras membuat minibus CV Simpati terdorong hingga terbalik dan mengenai rumah warga di sisi kanan jalan. Akibatnya, selain korban luka-luka, kerugian material juga tidak dapat dihindarkan baik dari sisi kendaraan maupun properti warga sekitar. Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi di jalur utama Medan–Pematangsiantar, salah satu jalur padat lalu lintas di Sumatera Utara.


Adapun identitas korban penumpang minibus CV Simpati yang mengalami luka ringan antara lain: Farida Siregar (54), Bulan Pasaribu (69), Yusuf Hamdani (71), Saima Ritonga (56), Farida Hanum Hutabarat (63), dan Riski Muliadi (21). Mayoritas korban merupakan warga Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kota Padangsidimpuan, yang saat itu sedang dalam perjalanan menuju Medan.


Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya kehati-hatian dalam berkendara, terutama pada jalur utama antar-kota yang ramai dilalui kendaraan besar dan angkutan umum. Pihak kepolisian menegaskan akan terus melakukan penyelidikan mendalam, termasuk upaya mencari dan memproses hukum sopir truk interculer yang melarikan diri. Selain itu, evaluasi terhadap faktor human error dan kepatuhan terhadap rambu lalu lintas dinilai penting untuk menekan angka kecelakaan di wilayah Sumatera Utara.(PS/BERMAWI)


Komentar Anda

Terkini: