Viral: Mobil Rantis Lindas Pengemudi Ojol di Pejompongan, Brimob Minta Maaf

/ Jumat, 29 Agustus 2025 / 00.57.00 WIB


POSKOTASUMATERA.COM - Jakarta - Sebuah insiden yang melibatkan kendaraan taktis (rantis) milik Brimob terjadi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam, saat aksi demonstrasi di sekitar Gedung DPR RI berlanjut. Kejadian ini menjadi viral setelah video insiden tersebar di media sosial X. Kamis, (28/8/2025)

Dalam video yang beredar, mobil rantis terlihat melaju untuk membubarkan massa yang memenuhi jalan. Saat kendaraan mencoba menerobos kerumunan, massa berhamburan. Namun, seorang warga tampak terlindas oleh kendaraan tersebut.

Korban diketahui bernama Mor Umar Amarudin, warga Sukabumi, Jawa Barat, kelahiran 19 Agustus 1995. Ia bekerja sebagai pengemudi ojek online (ojol).

Usai kejadian, sejumlah massa yang menyaksikan insiden tersebut sempat mengepung dan memukul kendaraan, namun mobil rantis tetap melaju dan meninggalkan lokasi tanpa berhenti.

Kericuhan di Pejompongan merupakan bagian dari aksi lanjutan demonstrasi yang digelar di depan Gedung DPR RI. Massa yang berusaha merangsek ke kompleks parlemen dipukul mundur aparat ke berbagai arah, termasuk ke wilayah Pejompongan.

Pantauan dari siaran langsung akun media sosial menunjukkan situasi mencekam, disertai suara letusan yang diduga berasal dari gas air mata dan petasan. Seorang pengunggah video bahkan sempat berkata, “Bentar-bentar lagi azan Isya, guys. Nanti habis azan sambung lagi,” saat siaran berlangsung.

Selain insiden kendaraan rantis, dalam video lain yang diunggah akun TikTok @badaii_90, tampak sejumlah aparat diduga mengeroyok seorang peserta aksi. Perekam video terdengar berteriak meminta aparat menghentikan tindakan tersebut, namun aksi kekerasan terus berlangsung hingga akhir siaran.

Pasca kejadian, ratusan pengemudi ojek online mendatangi Markas Komando (Mako) Brimob di Kwitang, Jakarta Pusat, Kamis malam. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes dan tuntutan pertanggungjawaban atas insiden yang menimpa rekan mereka.

Menanggapi hal ini, perwakilan Brimob bernama Jemmy, saat ditemui di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa tersebut.

“Kami menyampaikan permohonan maaf dan akan bertanggung jawab. Saat ini kami terus berkoordinasi dengan pihak keluarga korban untuk menyelesaikan masalah ini dengan baik,” ujarnya. Kepada Sejumlah Wartawan

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai status korban maupun perkembangan lebih lanjut terkait insiden tersebut. (PS/Red)

Komentar Anda

Terkini: