POSKOTASUMATERA.COM – PADANGSIDIMPUAN – Senyum penuh percaya diri tampak menghiasi wajah tiga siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Padangsidimpuan. Mereka adalah anak-anak pilihan yang berhasil mengharumkan nama madrasah di tingkat kabupaten/kota dan kini siap melangkah ke ajang yang lebih besar, Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Provinsi Sumatera Utara, yang akan berlangsung pada 2–3 Oktober 2025 di Kabupaten Tapanuli Tengah.
Bagi ketiganya, perjalanan menuju provinsi bukanlah hal mudah. Hari-hari mereka dipenuhi dengan latihan soal, bimbingan rutin, dan dorongan semangat dari para guru. Namun di balik kerja keras itu, terselip rasa bangga sekaligus harapan besar untuk membuktikan bahwa siswa madrasah mampu bersaing dengan penuh percaya diri.
Adalah Ahza Danish Hasibuan, siswa yang dipercaya menjadi wakil dalam bidang Ilmu Pengetahuan Alam Sosial (IPAS). Dengan bimbingan Ibu Elvi Handayani dan Zui Nanta, Ahza terus mengasah pemahamannya pada konsep-konsep sains dan sosial yang kelak akan diuji. Sementara itu, cabang Matematika diwakili oleh dua siswi tangguh, Nabila Tifri Azzahra dan Maymunah Harahap, yang mendapat arahan intensif dari guru pembimbing Ibu Devita serta Ibu Sakinah Maryam Batubara.
Kisah perjuangan mereka mencerminkan ketekunan dan disiplin. Di saat teman-teman sebaya menikmati waktu bermain lebih panjang, mereka memilih duduk tekun dengan lembar soal dan diskusi kecil bersama guru. Meski lelah, semangat belajar mereka tak pernah padam karena ada keyakinan bahwa setiap usaha akan berbuah manis.
Plt. Kepala MIN 1 Padangsidimpuan, Sarwan Syah, S.Pd, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. “Anak-anak ini adalah inspirasi bagi teman-temannya. Mereka membuktikan bahwa dengan kesungguhan, dukungan guru, dan doa orang tua, prestasi bisa diraih. Kami berharap, lebih dari sekadar juara, mereka pulang membawa pengalaman yang akan menjadi bekal hidup,” ungkapnya penuh haru.
Bagi masyarakat madrasah, keberangkatan tiga siswa ini bukan hanya sekadar mengikuti lomba. Ini adalah perjalanan yang membawa harapan bersama, bahwa pendidikan madrasah bisa melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat manapun. Dukungan doa pun terus mengalir, dari guru, teman-teman, hingga orang tua yang dengan penuh harap melepas langkah mereka.
Kini, tinggal selangkah lagi bagi para wakil MIN 1 Padangsidimpuan untuk menorehkan prestasi di tingkat provinsi. Menang atau kalah, mereka sudah lebih dulu menjadi pemenang di hati banyak orang. Karena sejatinya, OMI bukan hanya tentang gelar juara, tetapi tentang semangat, kebersamaan, dan mimpi besar anak-anak bangsa untuk terus maju dan berprestasi.(PS/BERMAWI)
