POSKOTASUMATERA.COM - MEDAN DELI, Hujan yang turun cukup lebat dan lama berhentinya yang membuat jalan di jalan raya kebanjiran dan juga tidak luput pula dari beberapa wilayah di Kawasan Medan Utara digenangi banjir, Lain lagi di Kawasan Industri Medan (KIM II) seperti di Jalan Pulau Karimun I, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli ,juga kebanjiran.
Banjir dengan ukuran hampir selutut orang dewasa yang menggenangi Kawasan Industri Medan tersebut, tidak hanya terjadi di Jalan Pulau Karimun saja, namun ada beberapa jalan yang juga terkena dampak banjir yakni
Jalan Pulau Buton,
Jalan Pulau Nias,
Jalan Pulau Bawean, namun
Jalan Pulau Karimun yang paling terparah.
Akibat dari banjir tersebut,beberapa aktifitas bongkar muat maupun lalu lintas kendaraan kenderaan berat menjadi tidak lancar Sehingga beberapa sopir truk maupun warga yang melintas terpaksa memberhenti kan mobil atau Sepeda motornya untuk menunggu agar air sedikit turun.
Akibat dari kurangnya fungsi dari saluran air atau drainase yang tidak memadai, membuat kawasan itu sangat kesulitan untuk bisa membuang dan mengaliri aliran air ketika hujan turun.
Di kawasan Industri Medan KIM sudah menjadi langganan banjir kurangnya upaya yang dilakukan oleh pihak P.T Kawasan Industri Medan agar dapat mengatasi banjir, dan terkesan dibiarkan.
Si Torus ( 49 ) supir truk yang melintas di area banjir tersebut mengatakan, pusing melihat keadaan banjir di Kawasan Kim ini Pak yang membuat aktifitas bongkar muat kami menjadi terganggu, karena banjir telah menggenangi pada badan jalan, ucap Supir Truck kepada awak media.
Lain lagi pengusaha yang berada di PT.kompleks industri multiguna yang tidak mau di sebutkan namnya mengutarakan kepada awak media ia bang di kompleks ini memang sering di genangi air apa bila hujan turun menerus. saya dan pekerja sampai kewalahan untuk beraktivitas,harapan saya kepada pihak PT Kim untuk mencari solusi yang terbaik agar tidak terjadi banjir yang berada diwilayah ini kalau begitu trus ya mana ada yang mau tinggal dan buka usaha di sini sedangkan pihak Kim tidak peduli dengan kami tuturnya dengan nada kesal.(PS/RED)
