POSKOTASUMATERA.COM-HUMBAHAS,- Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung penuh pelaksanaan Program Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang digagas langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai langkah strategis membangun kemandirian ekonomi rakyat berbasis desa dan kelurahan.
Komitmen tersebut disampaikan oleh Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, S.H., M.H., dan dikuatkan dalam rapat koordinasi lintas sektor yang digelar di Ruang Rapat Kodim 0210/Tapanuli Utara, pada Senin (6/1/2026).
Rapat ini dipimpin langsung oleh Dandim 0210/TU, Letkol Kav. Ronald Tampubolon, S.H., M.Han, serta dihadiri jajaran Kodim, unsur Forkopimda, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan.
Bupati Humbang Hasundutan menegaskan bahwa pembangunan fisik gerai KDMP bukan sekadar pembangunan infrastruktur semata, melainkan bagian dari strategi besar pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional dari tingkat paling bawah, yaitu desa dan kelurahan.
Menurut Bupati, koperasi harus kembali menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan, tempat masyarakat desa berproduksi, bertransaksi, dan mengelola potensi ekonomi lokal secara mandiri, profesional, dan berkelanjutan.
“Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan mendukung penuh pembangunan fisik gerai Koperasi Merah Putih. Ini adalah program nasional yang harus kita sukseskan bersama, karena manfaatnya akan langsung dirasakan oleh masyarakat desa dan kelurahan,” tegas Bupati.
Ia juga menekankan bahwa pembangunan gerai KDMP harus dilaksanakan secara merata di seluruh desa dan kelurahan, sehingga tidak ada wilayah yang tertinggal dalam proses pembangunan ekonomi daerah.
Pembangunan fisik gerai KDMP di Kabupaten Humbang Hasundutan merupakan tindak lanjut nyata dari Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2025, yang mengamanatkan seluruh pemerintah daerah untuk: Mempercepat pembentukan dan penguatan koperasi desa/kelurahan,menyediakandukungan lahan dan infrastruktur, mendorong sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan program, menjadikan koperasi sebagai instrumen utama penguatan ekonomi rakyat
Dalam konteks ini, Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan menunjukkan keseriusan dengan mengambil langkah cepat, terukur, dan terkoordinasi bersama seluruh pemangku kepentingan.
Dalam rapat tersebut, Dandim 0210/TU, Letkol Kav. Ronald Tampubolon, memaparkan perkembangan pembangunan fisik gerai dan pergudangan KDMP di wilayah teritorial Kodim 0210/TU yang saat ini telah memasuki tahap signifikan.
Dandim menyampaikan bahwa Kabupaten Humbang Hasundutan menjadi daerah dengan progres pembangunan gerai KDMP paling tinggi dan tercepat dibandingkan daerah lain di wilayah Kodim 0210/TU.
“Hal ini tidak terlepas dari respon cepat dan komitmen kuat Bupati Humbang Hasundutan, khususnya dalam menentukan dan menetapkan lokasi pembangunan fisik gerai KDMP,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan OPD teknis merupakan kunci utama dalam mempercepat realisasi pembangunan, sekaligus memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai dengan arahan pemerintah pusat.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Humbang Hasundutan, Nurliza Pasaribu, menyampaikan laporan teknis mengenai progres pembangunan fisik gerai KDMP di wilayah Humbang Hasundutan.
Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan telah mengusulkan sebanyak 28 titik pembangunan fisik gerai KDMP yang tersebar di berbagai desa dan kelurahan.
Dari total usulan tersebut: 13 titik telah memasuki tahap pematangan lahan,15 titik lainnya sudah berada dalam proses pembangunan fisik.
Capaian ini menunjukkan kesiapan daerah dalam melaksanakan program nasional secara serius dan berkelanjutan.
Meski demikian, Nurliza Pasaribu juga mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi di lapangan, khususnya terkait ketersediaan dan status lahan di beberapa desa.
“Ketersediaan lahan masih menjadi tantangan utama. Oleh karena itu, percepatan penetapan lokasi pembangunan fisik gerai KDMP sangat diperlukan agar target pembangunan dapat tercapai sesuai dengan jadwal,” jelasnya.
Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan terus mendorong koordinasi intensif antara pemerintah desa, kecamatan, OPD teknis, dan BPKPD selaku pengelola aset daerah, guna memastikan seluruh aspek administratif dan teknis dapat segera diselesaikan.
Rapat koordinasi tersebut juga menjadi forum strategis untuk menyatukan langkah dan memperkuat sinergi lintas sektor. Sejumlah OPD yang turut hadir antara lain: Dinas Koperasi, Perindustrian dan Tenaga Kerja, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Perlindungan Anak, Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), OPD teknis terkait lainnya
Melalui sinergi ini, diharapkan pembangunan gerai KDMP tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga siap beroperasi secara optimal dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan menilai bahwa keberadaan gerai KDMP nantinya akan menjadi pusat aktivitas ekonomi desa, mulai dari distribusi kebutuhan pokok, pemasaran hasil pertanian dan UMKM, hingga penguatan jaringan usaha koperasi.
Dengan demikian, KDMP diharapkan mampu: meningkatkan pendapatan masyarakat desa, membuka lapangan kerja baru mengurangi ketergantungan pada pihak luar, memperkuat kemandirian dan daya saing ekonomi lokal
Bupati Humbang Hasundutan menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mengawal dan mendukung penuh pelaksanaan Program Nasional Koperasi Merah Putih sebagai fondasi pembangunan ekonomi daerah yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.
“Ini adalah investasi jangka panjang untuk kesejahteraan masyarakat Humbang Hasundutan. Kita ingin desa-desa kita maju, mandiri, dan sejahtera melalui koperasi,” pungkas Bupati.(PS/BN)
