Letjen TNI Richard Taruli Kenang Jejak Pengabdian Bupati Oloan Nababan, Dari Prajurit Disiplin hingga Pemimpin Daerah

/ Kamis, 29 Januari 2026 / 14.35.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM-HUMBAHAS,-  Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai pertemuan Letnan Jenderal TNI Richard Taruli Horja Tampubolon dengan Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan P. Nababan, S.H., M.H. 

Dalam momen yang sarat makna tersebut, Kepala Staf Umum (Kasum) TNI itu larut mengenang masa lalu kebersamaannya dengan Oloan Nababan saat masih aktif berdinas sebagai prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI)."Kenangan itu hadir bukan sekadar sebagai nostalgia, melainkan sebagai refleksi perjalanan panjang pengabdian dan pembentukan karakter kepemimpinan.

Dengan raut wajah haru dan mata yang tampak berkaca-kaca, Letjen TNI Richard Taruli menyampaikan rasa bangganya menyaksikan sosok yang dahulu dikenal sebagai prajurit muda yang disiplin, rendah hati, dan patuh terhadap pimpinan, kini dipercaya masyarakat untuk memimpin Kabupaten Humbang Hasundutan.

“Saya sungguh terharu melihat Bupati Humbang Hasundutan hari ini. Beliau adalah contoh prajurit yang luar biasa—disiplin, taat kepada pimpinan, dan memiliki integritas tinggi. Kebaikan serta sikapnya itulah yang selalu membuat para atasan merasa bangga,” ujar Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon dengan suara yang sarat emosi.

Menurutnya, nilai-nilai dasar yang ditanamkan dalam dunia militer—seperti loyalitas, keteguhan sikap, tanggung jawab, serta pengabdian tanpa pamrih—merupakan modal penting yang membentuk karakter seorang pemimpin. Nilai-nilai tersebut, kata dia, terlihat nyata dalam cara Bupati Oloan P. Nababan menjalankan roda pemerintahan dan melayani masyarakat di daerahnya.

Letjen TNI Richard Taruli juga menegaskan bahwa tidak semua orang mampu membawa semangat keprajuritan ke dalam dunia pemerintahan secara utuh. Namun pada diri Bupati Humbang Hasundutan, nilai tersebut tetap hidup dan berkembang, menjadi landasan dalam mengambil kebijakan serta membangun daerah secara berkelanjutan.

Sementara itu, Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan P. Nababan, menyambut ungkapan tersebut dengan penuh rasa hormat dan kerendahan hati. Ia mengakui bahwa pengalaman selama berdinas di TNI merupakan bagian penting dari perjalanan hidup yang membentuk pola pikir, etos kerja, serta komitmen pengabdian kepada negara dan masyarakat.

“Pengalaman di TNI mengajarkan arti disiplin, loyalitas, dan tanggung jawab. Nilai-nilai itulah yang terus saya pegang dalam menjalankan amanah sebagai kepala daerah, agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat,” ungkap Bupati Oloan Nababan.

Ia menambahkan, kepemimpinan daerah bukan sekadar soal kewenangan, melainkan tentang keikhlasan melayani dan keberanian mengambil keputusan demi kesejahteraan masyarakat. Prinsip tersebut, menurutnya, selaras dengan nilai pengabdian yang selama ini ditanamkan dalam kehidupan militer.

Pertemuan tersebut menjadi simbol kuat bahwa perjalanan pengabdian tidak berhenti ketika seseorang meninggalkan seragam militer. Dari medan tugas sebagai prajurit hingga ruang pemerintahan sebagai kepala daerah, semangat pengabdian tetap menjadi benang merah yang menyatukan keduanya.

Kisah ini sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda dan aparatur pemerintahan, bahwa kepemimpinan yang baik lahir dari proses panjang, ditempa oleh disiplin, integritas, dan ketulusan. Dari barak militer hingga kursi kepemimpinan daerah, nilai-nilai luhur itu terus hidup dan mengalir dalam setiap langkah Bupati Humbang Hasundutan dalam membangun serta melayani masyarakatnya. (PS/B.Nababan)

Komentar Anda

Terkini: