POSKOTASUMATERA.COM-Medan-Nuansa kepedulian sosial kembali terasa kuat dalam momentum bulan suci Ramadan melalui kegiatan berbagi yang digelar Paguyuban Bilal Mayit dan Penggali Kubur Sumatera Utara. Aksi filantropi tersebut menjadi wujud nyata solidaritas kemanusiaan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
Kegiatan berlangsung di Masjid Al Ajis, Jalan Karya Wisata, Villa Kencana Johor, Kota Medan, Sabtu (14/03/2026). Sekitar 200 undangan hadir dalam kegiatan tersebut yang terdiri dari anggota paguyuban, penggali kubur, serta masyarakat sekitar yang turut merasakan suasana kebersamaan di bulan penuh berkah.
Dalam kegiatan tersebut, panitia menyalurkan sebanyak 200 paket sembako kepada fakir miskin dan kaum duafa. Bantuan sosial juga diberikan kepada para penggali kubur serta anggota paguyuban sebagai bentuk perhatian dan penghargaan terhadap kelompok masyarakat yang selama ini menjalankan tugas sosial dan kemanusiaan yang tidak ringan.
Ketua Umum Paguyuban Bilal Mayit dan Penggali Kubur Sumatera Utara, Pusman, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, perhatian yang diberikan menjadi suntikan moral bagi para anggota paguyuban dalam melanjutkan pengabdian kepada masyarakat.
Ucapan terima kasih secara khusus juga disampaikan kepada Agus Adrianto yang dinilai telah memberikan atensi dan dukungan sehingga kegiatan sosial ini dapat terlaksana dengan baik. Dukungan tersebut dinilai sebagai bentuk kepedulian institusional terhadap kelompok masyarakat yang selama ini menjalankan fungsi sosial penting, khususnya dalam proses pemulasaraan jenazah dan penggalian makam.
“Perhatian dan dukungan ini menjadi penyemangat bagi para bilal mayit dan penggali kubur untuk terus menjalankan tugas kemanusiaan dengan penuh keikhlasan,” ujar Pusman.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan tausiyah Ramadan yang menghadirkan dai cilik Sumatera Utara, Musa Ahmad, sebagai penceramah pembuka. Dalam ceramahnya, ia mengajak para jamaah untuk memperbanyak amal kebaikan serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, terutama di bulan suci Ramadan.
Sementara itu, tausiyah penutup disampaikan oleh Bonar Pasaribu. Dalam ceramahnya, ia menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai persaudaraan, memperkuat harmoni sosial, serta menumbuhkan solidaritas umat sebagai bagian dari implementasi ajaran Islam dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Umum Yayasan Sinergi Cita Indonesia, Irwansyah Putra Nasution, yang sekaligus bertindak sebagai pembina Paguyuban Bilal Mayit dan Penggali Kubur Sumatera Utara. Kehadirannya bersama sejumlah tokoh masyarakat semakin menambah khidmat suasana kegiatan yang berlangsung dalam nuansa kekeluargaan.
Momentum berbagi yang digelar pada bulan Ramadan ini dipandang sebagai representasi nyata semangat filantropi sosial di tengah masyarakat. Kebersamaan yang terbangun selama kegiatan berlangsung mencerminkan kuatnya solidaritas sosial sekaligus menegaskan nilai kemanusiaan yang terus dijaga dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui kegiatan ini, Paguyuban Bilal Mayit dan Penggali Kubur Sumatera Utara berharap semangat kepedulian dan kebersamaan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga nilai-nilai kemanusiaan dan gotong royong tetap terpelihara, tidak hanya di bulan Ramadan tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
(PS/M.F/Tim)
