AAS Hari Pertama Berjalan Lancar, Kepala Sekolah Tekankan Peran Strategis Pengawas Ujian

/ Kamis, 09 April 2026 / 07.06.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM–TAPSEL — Pagi itu, Rabu (8/4/2026), suasana di SMA Negeri 1 Batang Angkola terasa berbeda. Langkah-langkah siswa kelas XII terdengar lebih hati-hati, wajah-wajah mereka memancarkan campuran antara harapan dan kegugupan. Hari pertama pelaksanaan Asesmen Akhir Sekolah (AAS) akhirnya tiba—sebuah momen penting yang menjadi penentu akhir perjalanan mereka selama tiga tahun di bangku sekolah.


Di balik ketenangan yang tercipta di ruang-ruang ujian, ada kerja kolektif yang telah dipersiapkan dengan matang. Kepala sekolah, Jahrona, S.Pd., sejak pagi telah memastikan seluruh perangkat ujian berjalan sesuai prosedur. Dalam arahannya kepada para pengawas, ia tidak hanya berbicara tentang aturan, tetapi juga tentang tanggung jawab moral—bahwa kejujuran adalah fondasi utama dari setiap proses evaluasi pendidikan.


“Pengawas bukan sekadar penjaga ketertiban, tetapi penjaga nilai integritas,” demikian pesan yang ditekankan Jahrona. Baginya, kehadiran pengawas di ruang ujian bukan hanya memastikan siswa tidak melanggar aturan, melainkan juga menciptakan rasa aman agar setiap peserta didik mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya tanpa tekanan.


Di ruang-ruang kelas, para siswa tampak fokus mengerjakan soal. Sesekali, pengawas berjalan perlahan memantau, memastikan tidak ada kendala yang mengganggu konsentrasi. Interaksi yang terbangun pun terasa hangat namun tetap profesional—sebuah keseimbangan yang mencerminkan suasana ujian yang sehat dan manusiawi.


Lebih dari sekadar angka dan nilai, AAS menjadi ruang pembuktian diri bagi siswa. Ini adalah saat di mana disiplin, kejujuran, dan tanggung jawab diuji bersamaan dengan kemampuan akademik. Kehadiran pengawas yang profesional turut membentuk atmosfer yang mendorong siswa untuk percaya pada usaha mereka sendiri.


Dari sisi manajerial, pelaksanaan hari pertama berjalan lancar. Distribusi soal dilakukan tepat waktu, pengawasan berlangsung tertib, dan pengumpulan lembar jawaban berjalan sistematis. Hal ini menunjukkan kesiapan sekolah dalam mengelola kegiatan berskala besar dengan tetap menjaga kualitas dan ketertiban.


Jahrona berharap, kelancaran di hari pertama ini dapat terus terjaga hingga seluruh rangkaian asesmen selesai. Ia menegaskan bahwa keberhasilan bukan hanya diukur dari minimnya kendala, tetapi juga dari terciptanya budaya jujur dan saling percaya di lingkungan sekolah.

Dengan dimulainya AAS ini, SMA Negeri 1 Batang Angkola tidak hanya melaksanakan evaluasi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kehidupan kepada para siswanya. Di balik lembar soal dan jawaban, tersimpan cerita tentang perjuangan, harapan, dan langkah awal menuju masa depan yang lebih luas.(PS/BERMAWi)



Komentar Anda

Terkini: