Musrenbang
tahun ini mengusung tema “Pemanfaatan basis-basis penunjang pertumbuhan ekonomi
serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM)”. Tema tersebut
mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat dalam mendorong
pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kualitas SDM
sebagai fondasi utama pembangunan daerah.
Gubernur
Sumatera Utara yang diwakili oleh Nurbaeti Harahap juga memaparkan arah dan
kebijakan pembangunan Provinsi Sumatera Utara sebagai dasar penyelarasan
perencanaan pembangunan daerah.
Wakil
Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagala dalam sambutannya menekankan pentingnya
sinergi antar daerah dalam mendukung pembangunan kawasan.
Sementara
itu, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor, dalam sambutannya yang
disampaikan melalui Wakil Bupati PakpakBharat Dr. H. Mutsyuhito Solin, M.Pd,
menegaskan bahwa penyusunan RKPD Tahun 2027 tidak terlepas dari dinamika global
yang penuh ketidakpastian. Konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah dinilai
berpotensi memicu gejolak ekonomi dunia, seperti kenaikan harga minyak global,
gangguan rantai pasok, serta tekanan inflasi.
“Perencanaan
pembangunan daerah harus adaptif terhadap situasi yang tidak menentu. Kita
harus mampu membaca tantangan dan mengubahnya menjadi peluang untuk
meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pakpak Bharat,” disampaikan dalam
sambutan tersebut. Selain faktor global, sejumlah isu strategis nasional juga
menjadi perhatian, di antaranya penguatan ketahanan pangan dan energi,
percepatan penurunan kemiskinan ekstrem, serta pengurangan stunting sebagai
bagian dari pembangunan manusia berkualitas.
Musrenbang
ini dilaksanakan untuk menyempurnakan rancangan RKPD berdasarkan hasil
verifikasi Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah, di mana sebanyak 31 OPD
telah menginput rancangan awal melalui aplikasi SIPD RI. Selain itu, penyusunan
RKPD juga mengacu pada RKPD Provinsi, RKP Nasional, serta Program Strategis
Nasional.
Acara
ini juga menghadirkan beberapa narasumber diantaranya Direktur Jenderal
Perkebunan Kementerian Pertanian RI,Bapak DR. Abdul Roni Angkat, S.TP., M.Si (hadir secaradaring), Direktur
Hilirisasi Hasil Hortikultura Kementerian Pertanian Bapak Freddy, S.T.P.,M.SC., M.P.S., PH.D, Direktur Sayuran
Dan Tanaman Obat Kementerian Pertanian Dr. Muhammad Agung Sunusi, S.P.,M.SId
serta Kepala Dinas PMPPTSP Provinsi Sumatera Utara, Nurbaiti
Harahap,S,SOS,M.AP3. (PS/K.TUMANGGER).
