Realisasi Dana CSR PT PLN (Persero) Kutacane Dipertanyakan

/ Rabu, 01 April 2026 / 17.55.00 WIB

POSKOTASUMATRA.COM | ACEH TENGGARA – Pengelolaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) tahun 2024–2025 oleh PT PLN (Persero) Rayon Kutacane kini menjadi sorotan tajam. Minimnya keterbukaan informasi memicu dugaan adanya ketidakberesan dalam realisasi anggaran tersebut.

Ketua Aliansi Sepuluh Pemuda, Dahrinsyah, angkat suara. Ia menilai hingga saat ini belum ada penjelasan terbuka terkait penggunaan dana CSR, baik dari sisi program, besaran anggaran, maupun penerima manfaat.

“Ini jadi pertanyaan besar. Dana CSR itu sudah disalurkan atau belum? Kalau sudah, mana datanya? Jangan sampai muncul dugaan yang tidak diinginkan,” tegas Dahrinsyah, Rabu (01/04/2026).

Menurutnya, sebagai perusahaan milik negara, PT PLN (Persero) seharusnya menjunjung tinggi prinsip transparansi. Ketertutupan informasi justru dinilai memperkuat kecurigaan publik.

 “Kalau semuanya berjalan sesuai aturan, seharusnya tidak ada yang perlu ditutup-tutupi. Ini yang membuat publik bertanya-tanya,” ujarnya.

Sementara itu, awak media telah berupaya mengonfirmasi Manager PLN ULP Kutacane, Firwan Moesnadi, pada Selasa (31/03/2026). Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan keterangan resmi.

Aliansi Sepuluh Pemuda menegaskan akan terus mengawal persoalan ini. Jika dalam waktu dekat tidak ada penjelasan terbuka dari PT PLN (Persero), mereka menyatakan siap mengambil langkah lanjutan, termasuk membawa persoalan ini ke pihak berwenang.

“Ini menyangkut uang untuk masyarakat. Kalau tidak jelas, wajar publik menduga ada yang tidak beres. Kami akan kawal sampai terang,” pungkas Dahrinsyah. (PS/ASP) 

Komentar Anda

Terkini: