POSKOTASUMATERA.COM – BATANGTORU – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan di Kabupaten Tapanuli Selatan. Sebanyak empat murid SMK Negeri 2 Batangtoru resmi terpilih menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2026 yang akan bertugas pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus mendatang.
Keberhasilan tersebut menjadi indikator penting keberhasilan pembinaan karakter, kedisiplinan, serta penguatan wawasan kebangsaan di lingkungan sekolah. Proses seleksi yang dilaksanakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tapanuli Selatan sejak Maret hingga April 2026 berlangsung sangat ketat dan kompetitif dengan melibatkan peserta dari berbagai sekolah tingkat SMA dan SMK di daerah itu.
Empat siswa SMKN 2 Batangtoru yang berhasil lolos seleksi tersebut yakni Maulana Gultom, Panji Hutagalung, Afliansyah Pulungan, dan Daffa Dipangga. Mereka dinyatakan memenuhi seluruh tahapan penilaian, mulai dari seleksi administrasi dan pemeriksaan berkas, Tes Pengetahuan Wawasan Kebangsaan (PWK), Tes Inteligensi Umum (TIU), Peraturan Baris Berbaris (PBB), parade, hingga tes kesamaptaan jasmani.
Kepala SMKN 2 Batangtoru, Erikson Sihombing, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian para siswanya tersebut. Menurutnya, keberhasilan itu tidak hanya menjadi kebanggaan sekolah, tetapi juga menjadi refleksi dari kerja keras para murid, pembina ekstrakurikuler, dan seluruh civitas akademika sekolah dalam membangun generasi muda yang disiplin, tangguh, dan berjiwa nasionalis.
“Ini menjadi bukti nyata kerja keras murid dan pembina ekstrakurikuler Ibu Anni Safitri Siregar serta dukungan seluruh keluarga besar SMKN 2 Batangtoru. Kami akan terus membina dan mempersiapkan mereka agar mampu menjalankan tugas pengibaran Sang Saka Merah Putih dengan penuh tanggung jawab dan kehormatan,” ujar Erikson.
Secara akademik dan sosial, keterlibatan siswa dalam Paskibraka memiliki nilai strategis dalam membentuk kepemimpinan generasi muda. Program Paskibraka tidak hanya menekankan kemampuan baris-berbaris, tetapi juga membangun karakter, integritas, semangat gotong royong, serta loyalitas terhadap bangsa dan negara. Karena itu, keikutsertaan siswa dalam program tersebut dipandang sebagai bagian dari pendidikan karakter yang relevan dengan tantangan generasi masa kini.
Direncanakan pada Juli 2026 mendatang, para anggota Paskibraka terpilih akan memasuki masa karantina dan mengikuti pemusatan latihan di Lapangan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan. Selama pelatihan, mereka akan dibimbing oleh pelatih dari unsur Purna Paskibraka Indonesia (PPI) bersama personel TNI dan Polri guna mematangkan disiplin, kekompakan, fisik, dan mental sebelum bertugas pada upacara kenegaraan 17 Agustus 2026.
Apresiasi juga disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Tapanuli Selatan, Efrida Yanthi Pakpahan, yang menilai prestasi SMKN 2 Batangtoru sebagai bukti bahwa sekolah vokasi juga mampu melahirkan generasi muda unggul dalam bidang kepemimpinan dan kebangsaan. Ia berharap semangat nasionalisme dan kedisiplinan yang ditunjukkan anggota Paskibraka dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
SMKN 2 Batangtoru sendiri diketahui konsisten mengirimkan wakil dalam seleksi Paskibraka tingkat kecamatan maupun kabupaten hampir setiap tahun. Tradisi prestasi tersebut memperlihatkan komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya fokus pada kompetensi kejuruan, tetapi juga pembentukan karakter kebangsaan. Selamat kepada seluruh siswa terpilih, semoga sukses menjalani latihan dan mampu mengemban amanah sebagai pengibar Sang Saka Merah Putih pada HUT RI ke-81 Tahun 2026.(PS/BERMAWI)

