Cabdis Pendidikan Wilayah XI Matangkan SPMB 2026/2027, Hadirkan Sistem Penerimaan yang Transparan dan Humanis

/ Senin, 11 Mei 2026 / 12.14.00 WIB




Plt.Kacabdisdik Wilayah XI Ahmad Dasuki Siregar ST MM Memberikan  Sambutan Sosialisasi SPMB

POSKOTASUMATERA.COM – PADANGSIDIMPUAN – Suasana Aula SMKN 1 Padangsidimpuan tampak berbeda pada Senin (11/5/2026). Ratusan kepala sekolah SMA/SMK , pejabat pemerintah, hingga para pemangku kepentingan pendidikan berkumpul dalam satu semangat yang sama, yakni memastikan setiap anak memiliki kesempatan memperoleh pendidikan yang adil dan berkualitas melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Negeri Tahun Ajaran 2026/2027.


Kegiatan sosialisasi yang digelar Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI Provinsi Sumatera Utara tersebut berlangsung penuh antusias dan sarat harapan. Tidak sekadar membahas mekanisme penerimaan siswa baru, forum itu juga menjadi ruang memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan sistem pendidikan yang lebih terbuka, transparan, dan berpihak kepada masyarakat.


Hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe, Plt Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI Ahmad Dasuki Siregar, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Kepala Kantor Urusan Agama, Kakan Kemenag Kota Padangsidimpuan, para kepala SMA dan SMK Negeri se-Wilayah XI, serta kepala SMP se-Kota Padangsidimpuan. Kehadiran lintas instansi itu menunjukkan bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, melainkan kerja bersama seluruh elemen pemerintah dan masyarakat.



Mangatas Siregar S.Pd MM Kasubbag TU Cabdisdik Wilayah XI  sebagai pemateri di acara sosialisasi SPMB

Ketua panitia, Mangatas Siregar, S.Pd., M.M., dalam laporannya menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman yang utuh terkait aturan, tahapan, serta jalur penerimaan siswa baru tahun ajaran 2026/2027. Menurutnya, informasi yang jelas sangat penting agar masyarakat tidak mengalami kebingungan dalam proses pendaftaran dan dapat memahami hak serta kewajiban mereka secara tepat.


Sementara itu, Plt Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI Provinsi Sumatera Utara, Ahmad Dasuki Siregar, S.T., M.M., menegaskan bahwa pelaksanaan SPMB tahun ini tetap mengedepankan prinsip objektif, adil, dan tanpa diskriminasi. Ia menyampaikan bahwa pendaftaran murid baru dijadwalkan dimulai pada 18 Mei 2026 dengan sistem yang mengacu pada regulasi nasional serta berbasis teknologi informasi guna meminimalisasi kesalahan administrasi.


Dalam arahannya, Ahmad Dasuki juga mengingatkan seluruh panitia agar bekerja secara profesional dan penuh tanggung jawab, terutama dalam proses verifikasi data calon peserta didik. Ia menyoroti pentingnya ketelitian terhadap dokumen jalur afirmasi, khususnya bagi siswa dari wilayah terdampak bencana yang diwajibkan melampirkan surat keterangan resmi. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk perlindungan agar bantuan pendidikan benar-benar diterima oleh mereka yang membutuhkan.


Tidak hanya fokus pada aspek administrasi, kebijakan SPMB tahun ini juga dinilai lebih humanis dan inklusif. Jalur afirmasi diprioritaskan bagi keluarga kurang mampu sebagai bentuk keberpihakan pemerintah terhadap kelompok rentan secara ekonomi. Sementara itu, peserta didik penyandang disabilitas diarahkan mendaftar ke jenjang SMA yang telah memiliki kesiapan layanan pendidikan inklusif dan fasilitas pendukung yang memadai.


Wali Kota Padangsidimpuan, Letnan Dalimunthe, dalam sambutannya berharap pelaksanaan SPMB 2026/2027 mampu melahirkan sistem pendidikan yang semakin berkualitas dan merata. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memperkuat kolaborasi antarinstansi demi menciptakan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Setelah resmi membuka kegiatan sosialisasi, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung aktif, menandakan besarnya perhatian masyarakat pendidikan terhadap masa depan dunia pendidikan di Sumatera Utara.(PS/BERMAWI)







Komentar Anda

Terkini: