Dari Desa untuk Ketahanan Pangan: Marihot Anton Sihombing Optimalkan Budidaya Ikan Berkelanjutan

/ Sabtu, 16 Mei 2026 / 10.07.00 WIB

Kepala Desa Padanglancat Marihot Anton Sihombing Terlihat  melakukan proses manajemen Kolam

POSKOTASUMATERA.COM⁠ – TAPSEL – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan terus memperkuat program ketahanan pangan berbasis potensi lokal melalui pengembangan sektor perikanan air tawar yang berkelanjutan. Di bawah kepemimpinan Bupati Gus Irawan Pasaribu, program swasembada ikan tidak hanya difokuskan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga diarahkan sebagai strategi pelestarian ikan endemik khas daerah, yakni ikan Jurung yang memiliki nilai ekologis, budaya, dan ekonomi tinggi bagi masyarakat Tapanuli Selatan.


Dukungan terhadap program tersebut terlihat dari langkah nyata Pemerintah Desa Padang Lancat Sisoma, Kecamatan Batang Toru. Kepala Desa Marihot Anton Sihombing bersama masyarakat melakukan proses pengeringan kolam dan pemupukan dolomit sebagai tahapan penting dalam persiapan budidaya ikan. Kegiatan ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan budidaya yang lebih sehat dan produktif sehingga mampu meningkatkan hasil panen masyarakat secara berkelanjutan.


Secara ilmiah, pengeringan kolam merupakan metode yang efektif dalam memperbaiki kualitas dasar perairan. Proses ini berfungsi memutus siklus penyakit, mengurangi keberadaan mikroorganisme patogen, serta menghilangkan akumulasi bahan organik yang dapat menurunkan kadar oksigen dalam air. Dengan dasar kolam yang lebih bersih, ekosistem budidaya menjadi lebih stabil dan mampu mendukung pertumbuhan ikan secara optimal.


Setelah proses pengeringan selesai, tahap berikutnya dilakukan dengan pemberian dolomit pada dasar kolam. Dolomit berperan penting dalam menstabilkan tingkat keasaman tanah dan air, meningkatkan kandungan mineral, serta memperbaiki kualitas lingkungan perairan. Dalam kajian perikanan modern, penggunaan dolomit juga diketahui mampu merangsang pertumbuhan plankton alami yang menjadi sumber pakan penting bagi ikan, sehingga biaya produksi dapat ditekan secara lebih efisien dan ramah lingkungan.


Menurut Marihot Anton Sihombing, pendekatan budidaya berbasis ekologis menjadi langkah strategis untuk menciptakan sistem perikanan desa yang sehat dan berkelanjutan. Dengan kualitas air yang baik, pertumbuhan ikan menjadi lebih cepat, tingkat kematian ikan dapat ditekan, dan produktivitas kolam masyarakat berpotensi meningkat signifikan. Ia menilai metode ini lebih aman dibanding penggunaan bahan kimia berlebihan yang dapat merusak keseimbangan ekosistem perairan dalam jangka panjang.


Program ketahanan pangan berbasis perikanan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pelestarian ikan Jurung yang selama ini dikenal sebagai ikon perairan alami Tapanuli Selatan. Ikan Jurung hidup di habitat sungai yang jernih dan kaya oksigen sehingga memerlukan kualitas lingkungan yang terjaga. Karena itu, pengembangan budidaya ikan dengan prinsip ramah lingkungan dinilai menjadi langkah penting dalam menjaga keberlangsungan spesies endemik tersebut di tengah meningkatnya kebutuhan pangan masyarakat.

Selain mendukung pelestarian lingkungan, sektor perikanan desa memiliki kontribusi besar terhadap penguatan ekonomi masyarakat. Budidaya ikan yang dikelola dengan metode ilmiah mampu menyediakan sumber protein hewani berkualitas tinggi sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan keluarga. 


Masyarakat Desa Padang Lancat Sisoma pun menyambut antusias kegiatan tersebut dengan semangat gotong royong saat melakukan pembersihan kolam, pengeringan dasar kolam, hingga pemupukan dolomit. Pemerintah desa berharap sinergi antara masyarakat dan pemerintah daerah terus terjalin agar program swasembada ikan dan pelestarian ikan Jurung dapat berkembang lebih luas serta menjadikan Tapanuli Selatan sebagai daerah percontohan ketahanan pangan berbasis perikanan lokal di Sumatera Utara.


Kepala Desa Sisoma Marihot Antin Sihombing mengajak agar menajaga Hutan serta biota sungai agar Ikan Ikan  Endemik tejaga dan lestari  dan tetap menjaga lubuk Larangan yang ada agar Ikan berkembang biak dengan pesat dan kelak hasil melimpah dan tentunya meningkatkan ekonomi masyarakat setempat

(PS/BERMAWI)

Komentar Anda

Terkini: