POSKOTASUMATERA.COM – PADANGSIDIMPUAN – Musyawarah Daerah (Musda) VIII Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Padangsidimpuan Tahun 2026 menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi gerakan kepemudaan di daerah. Kegiatan yang digelar di Gedung Adam Malik, Senin (11/5/2026), berlangsung penuh semangat kebersamaan dengan mengusung tema meneguhkan KNPI sebagai rumah besar pemuda yang kolektif, inklusif, dan progresif menuju Padangsidimpuan yang mantap dan berdaya saing.
Musda VIII KNPI tidak sekadar menjadi agenda organisasi tiga tahunan, melainkan forum strategis dalam membangun arah gerakan pemuda di tengah tantangan sosial dan perkembangan zaman yang semakin kompleks.
Kehadiran berbagai organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, unsur pemerintah, hingga aktivis sosial menunjukkan bahwa pemuda masih memegang posisi sentral sebagai kekuatan moral dan motor pembangunan daerah.
Dalam sidang pleno Musda,Ricky A. Gova Siregar akhirnya ditetapkan sebagai Ketua DPD KNPI Kota Padangsidimpuan periode 2026–2029 secara aklamasi. Ketua PP Padangsidimpuan Tenggara tersebut menjadi calon tunggal yang memperoleh dukungan penuh dari peserta Musda.
Terpilihnya Ricky secara aklamasi dinilai mencerminkan adanya kesamaan visi di kalangan organisasi kepemudaan untuk menghadirkan KNPI yang lebih solid, modern, dan adaptif terhadap perubahan sosial maupun perkembangan teknologi.
Secara akademis, organisasi kepemudaan memiliki fungsi strategis sebagai agent of change sekaligus social control dalam kehidupan demokrasi. KNPI sebagai wadah berhimpunnya organisasi pemuda memiliki peran penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia, memperkuat partisipasi publik generasi muda, serta menjadi jembatan antara aspirasi pemuda dan kebijakan pemerintah daerah. Oleh karena itu, kepemimpinan baru diharapkan mampu menghadirkan program yang berbasis penguatan kapasitas pemuda, literasi digital, kewirausahaan, dan pendidikan karakter kebangsaan.
Dalam sambutannya, Ricky A. Gova Siregar menegaskan komitmennya untuk menjadikan KNPI sebagai rumah besar pemuda yang terbuka bagi seluruh elemen tanpa membedakan latar belakang organisasi maupun pandangan. Menurutnya, tantangan globalisasi, disrupsi teknologi, dan dinamika sosial saat ini membutuhkan pemuda yang kreatif, inovatif, serta mampu membangun kolaborasi demi kemajuan daerah.
Ia juga menekankan pentingnya membangun semangat kolektif di kalangan generasi muda agar KNPI tidak hanya menjadi organisasi seremonial, tetapi benar-benar hadir sebagai ruang pengabdian dan pemberdayaan pemuda. Dengan semangat persatuan, KNPI diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang produktif, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap pembangunan Kota Padangsidimpuan.
Selain agenda pemilihan ketua, Musda VIII KNPI turut menjadi ruang diskusi mengenai pentingnya sinergi antara pemuda dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Kolaborasi lintas sektor dinilai sangat penting untuk membuka ruang partisipasi pemuda dalam bidang pendidikan, ekonomi kreatif, lingkungan hidup, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.
Pemuda dipandang sebagai aset strategis yang mampu menghadirkan inovasi dan energi baru dalam pembangunan daerah.
Melalui kepemimpinan baru periode 2026–2029, KNPI Kota Padangsidimpuan diharapkan mampu tampil sebagai organisasi kepemudaan yang independen, modern, dan responsif terhadap kebutuhan generasi muda.
Semangat kolektif yang lahir dalam Musda VIII menjadi simbol bahwa pemuda Padangsidimpuan memiliki kekuatan besar untuk bersatu, berkarya, dan berkontribusi nyata dalam mewujudkan Padangsidimpuan yang mantap, maju, dan bermartabat. (PS/BERMAWI)
.jpg)