POSKOTASUMATERA.COM-HUMBAHAS,- Kegiatan relokasi jaringan pipa Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) berukuran 8 inci dilaksanakan di wilayah Simangaronsang, Selasa (12/5/2026), sebagai bagian dari penyesuaian infrastruktur akibat proyek pelebaran jembatan yang tengah berlangsung di kawasan tersebut.
Relokasi dilakukan oleh tim teknis UPT SPAM di lapangan guna menghindari potensi kerusakan jaringan perpipaan yang berada tepat di area pembangunan jembatan. Pekerjaan ini dinilai penting agar proses pembangunan dapat berjalan lancar tanpa mengganggu distribusi air bersih kepada masyarakat yang selama ini memanfaatkan layanan SPAM.
Sejak pagi hari, petugas terlihat melakukan serangkaian pekerjaan mulai dari penggalian jalur baru, pemindahan pipa lama, pemasangan sambungan, hingga pengecekan tekanan air. Seluruh tahapan dikerjakan secara bertahap dan penuh kehati-hatian agar pelayanan air minum kepada pelanggan tetap berjalan normal selama proses relokasi berlangsung.
Pelebaran jembatan Simangaronsang sendiri merupakan program peningkatan infrastruktur yang bertujuan memperlancar akses transportasi dan mobilitas masyarakat. Namun, karena posisi jaringan pipa lama berada di titik pekerjaan konstruksi, maka relokasi menjadi langkah teknis yang harus dilakukan demi menjaga keamanan jaringan distribusi air bersih.
Kepala UPT SPAM Nansen Des Rikardo Manalu, menyampaikan kepada Media bahwa kegiatan relokasi ini merupakan bentuk dukungan terhadap pembangunan daerah sekaligus upaya menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, koordinasi antara pihak pelaksana proyek dan tim teknis SPAM terus dilakukan agar pekerjaan berjalan aman, cepat, dan tepat sasaran.
“Kami mendukung penuh pembangunan pelebaran jembatan ini karena manfaatnya sangat besar bagi masyarakat. Namun di sisi lain, pelayanan air bersih juga harus tetap terjaga. Oleh sebab itu, relokasi pipa 8 inci ini dilakukan agar jaringan distribusi tetap aman dan tidak terganggu akibat pekerjaan konstruksi,” ujar Kepala UPT SPAM di sela kegiatan.
Ia juga menjelaskan bahwa pihaknya telah menurunkan tim teknis untuk memastikan proses penyambungan kembali jaringan dapat dilakukan sesuai standar operasional. Setelah pemasangan selesai, petugas langsung melakukan uji tekanan dan pemeriksaan menyeluruh guna memastikan tidak ada kebocoran maupun gangguan aliran air kepada pelanggan.
“Kami berharap proses pekerjaan ini dapat selesai tepat waktu sehingga pembangunan jembatan berjalan lancar dan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal. Jika selama proses berlangsung terdapat gangguan sementara, kami mohon pengertian masyarakat karena ini dilakukan demi peningkatan pelayanan dan pembangunan infrastruktur jangka panjang,” tambahnya.
Masyarakat sekitar pun diharapkan dapat mendukung kegiatan tersebut karena relokasi jaringan SPAM dan pembangunan jembatan merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan fasilitas publik yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.
Dengan dilaksanakannya relokasi pipa SPAM 8 inci di Simangaronsang ini, diharapkan pembangunan pelebaran jembatan dapat berjalan maksimal tanpa menghambat pelayanan air bersih, sekaligus menjadi bentuk sinergi antara pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar bagi masyarakat. (PS/B.Nababan)
