SMKN 2 Batang Toru Ukir Sejarah, Raih Adiwiyata Nasional 2025 di TMII Jakarta

/ Rabu, 06 Mei 2026 / 10.56.00 WIB

Menteri Lingkungan Hiduo RI Menyerahkqn Piagam Adiwiyata Nasional Kepada Kepala SMKN 2 Batangtoru Erikson BM Sihombing S.Pd di TMIi Ancol Jakarta

POSKOTASUMATERA.COM–TAPSEL — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Sumatera Utara. SMKN 2 Batang Toru berhasil meraih Penghargaan Adiwiyata Nasional 2025 dalam ajang bergengsi yang diselenggarakan di Taman Mini Indonesia Indah pada Desember 2025. Penghargaan ini menjadi bukti konkret keberhasilan sekolah dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan lingkungan ke dalam sistem pendidikan secara komprehensif dan berkelanjutan.


Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup saat itu, Hanif Faisol Nurofiq, kepada Kepala SMKN 2 Batang Toru, Erikson BM Sihombing. Momen ini menjadi simbol pencapaian kolektif seluruh warga sekolah dalam membangun budaya ramah lingkungan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga terimplementasi dalam aktivitas harian dan sistem pembelajaran.


Secara ilmiah, program Adiwiyata merupakan pendekatan strategis berbasis edukasi partisipatif yang bertujuan membentuk kesadaran ekologis sejak dini. SMKN 2 Batang Toru dinilai unggul dalam menerapkan indikator utama, seperti pengelolaan sampah berbasis konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle), konservasi energi, efisiensi penggunaan air, serta penguatan kurikulum berbasis lingkungan hidup.Implementasi ini terbukti efektif dalam membentuk perilaku siswa yang adaptif terhadap isu perubahan iklim dan keberlanjutan ekosistem.


Keberhasilan ini tidak lepas dari peran aktif PT Agincourt Resources (PTAR) sebagai mitra pembinaan. Melalui program pendampingan, pelatihan teknis, serta dukungan sarana prasarana, PTAR mendorong sekolah untuk menjadi laboratorium hidup dalam praktik pendidikan lingkungan.

Kolaborasi antara dunia industri dan pendidikan ini dinilai sebagai model sinergi yang relevan dalam menghadapi tantangan krisis lingkungan global.


Apresiasi juga disampaikan oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI, Dr.Tetti Mahrani Pulungan, S.Pd  M.Pd yang menilai capaian ini sebagai bukti bahwa sekolah daerah mampu bersaing di tingkat nasional dengan manajemen yang visioner dan komitmen kolektif yang kuat. Ia menegaskan bahwa Adiwiyata bukan sekadar penghargaan, melainkan proses transformasi budaya sekolah menuju keberlanjutan.


Dari perspektif akademik, keberhasilan ini mencerminkan implementasi konsep Education for Sustainable Development (ESD), yang mengintegrasikan dimensi lingkungan, sosial, dan ekonomi dalam proses pembelajaran. Pendekatan ini diyakini mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kesadaran ekologis dan tanggung jawab sosial yang tinggi.


Dengan diraihnya Adiwiyata Nasional 2025, SMKN 2 Batang Toru diharapkan menjadi role model bagi sekolah lain di Sumatera Utara maupun Indonesia. Prestasi ini menegaskan bahwa transformasi pendidikan berbasis lingkungan bukan sekadar wacana, melainkan sebuah keniscayaan yang dapat diwujudkan melalui inovasi, kolaborasi, dan komitmen bersama menuju masa depan yang berkelanjutan.(PS/BERMAWI)

Komentar Anda

Terkini: