GMKI Kutacane Rayakan Dies Natalis ke-13 dengan Aksi Berbagi Kasih

/ Senin, 31 Agustus 2026 / 21.37.00 WIB

POSKOTASUMATRA.COM | ACEH TENGGARA — Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Kutacane memperingati Dies Natalis ke-13 dengan cara yang sarat makna. Bukan sekadar seremoni bertambahnya usia organisasi, momentum tersebut dirangkai dengan Aksi Berbagi Kasih sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat.

Rangkaian kegiatan yang berlangsung di GSJA Kalvari Lawe Sigala II, Aceh Tenggara, Senin (31/8/2026), diwarnai dengan pembagian sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten I Bupati Aceh Tenggara Drs. Muhammad Ridwan, Kasat Samapta Polres Aceh Tenggara Iptu P. Marpaung, Danposramil Babul Makmur Pelda Ruben Sagala, Bimas Kristen Aceh Tenggara Baginda Maruli Sirait, para senior GMKI Kutacane, serta pemuda-pemudi gereja se-Aceh Tenggara.

Bagi GMKI Kutacane, Dies Natalis ke-13 menjadi momentum untuk menengok kembali perjalanan organisasi sekaligus memperkuat komitmen kader dalam menghidupkan nilai kebersamaan, pelayanan dan kepedulian sosial.

Semangat tersebut diwujudkan melalui Aksi Berbagi Kasih dengan menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat kurang mampu. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk nyata kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat, bukan hanya melalui gagasan dan diskusi, tetapi juga lewat aksi sosial yang menyentuh langsung kehidupan warga.

Ketua GMKI Kutacane, Leonardo D. Sihombing, S.P., mengatakan usia ke-13 harus menjadi momentum evaluasi sekaligus pijakan untuk melangkah lebih jauh dalam memberikan kontribusi bagi masyarakat.

“Dies Natalis ke-13 ini bukan sekadar perayaan usia organisasi, tetapi momentum untuk merefleksikan perjalanan GMKI Kutacane dan memperkuat komitmen untuk terus hadir, melayani, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Aksi berbagi kasih ini merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian dan solidaritas kami,” ujar Leonardo.

Ia menegaskan, GMKI Kutacane akan terus mendorong kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan kapasitas kader, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan masyarakat melalui kegiatan sosial, edukatif dan kemasyarakatan.

Menurutnya, keberadaan organisasi mahasiswa harus mampu memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Karena itu, semangat pelayanan dan pengabdian akan terus menjadi bagian penting dalam perjalanan GMKI Kutacane ke depan.

Memasuki usia ke-13, GMKI Kutacane bertekad terus bertumbuh sebagai organisasi yang melahirkan kader berintegritas, memiliki kepedulian sosial dan mampu mengambil peran dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bergereja.

Semangat tersebut sejalan dengan semboyan GMKI, “Ut Omnes Unum Sint”, yang berarti “Supaya Mereka Semua Menjadi Satu”—sebuah pesan tentang persatuan, kebersamaan dan panggilan untuk menghadirkan manfaat bagi gereja, perguruan tinggi, masyarakat dan bangsa. (PS/ASP)


Komentar Anda

Terkini: