POSKOTASUMATERA COM
INDRALAYA - Anggaran Internet Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Ogan Ilir tahun 2026 total mencapai Rp 4.298.500.000,- untuk media online banyak tidak dapat bagian dari anggaran tersebut.
Berdasarkan data yang diterima
anggaran internet Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Ogan Ilir tersebut nilainya sangat pantastis dengan rincian :
1. Belanja kawat/faksimili/internet/tv berlangganan Rp 1.600.000.000,-
2. Belanja kawat/faksimili/internet/tv berlangganan Rp 1 600.000.000,-
3. Belanja jasa iklan/reklame, film, pemotretan Rp 872.500.000,-
4. Belanja jasa informasi dan tehnologi (gaji programer) Rp 672.000.000,-
5. Beban sewa elektronik/elektrik Rp 474.000.000,-
6. Belanja kawat/faksimili/internet/tv berlangganan Rp 400.000.000,-
7. Belanja kawat/faksimili/internet/tv berlangganan Rp 360.000.000,-
8. Belanja kawat/faksimili/internet/tv berlangganan (belanja firewall) Rp 360.000.000,-
9. Belanja kawat/faksimili/internet/tv berlangganan (aplikasi layanan call center 112) Rp 200.000.000,-
10. Belanja jasa tenaga informasi dan tehnologi (call taker layanan call center 112) Rp 120.000.000,-.
Total seluruh (10 item) Rp 6.658.500.000,-.
Anehnya anggaran sebesar Rp 4.520.000.000,- hanya untuk belanja kawat/faksimili/internet/tv berlangganan.
Sementara masih ada beban sewa elektronik/elektrik senilai Rp 474.000.000,- , belanja jasa iklan/reklame, film, pemotretan Rp 872.500.000,-, belanja jasa tenaga informasi dan teknologi (gaji programmer) Rp 672.000.000,- dan belanja jasa tenaga informasi dan tehnologi (call taker layanan call center 112) Rp 120.000.000,-.
Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Ogan Ilir, Ferdian Riza Yudha, S.Sos dikonfirmasi tertulis,Senin 10/8/2026 tidak berada ditempat, lalu dititipkan ke staf sekretariat kominfo sdri Remy.
Kamis, 13/8 Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Ogan Ilir, Ferdian Riza Yudha, S.Sos menjawab konfirmasi dikantornya, menjelaskan bahwa data paket Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Ogan Ilir tahun 2026 dari jumlah paketnya 10 item total Rp 6.658.500.000,- berubah menjadi 7 item total senilai Rp 4.298.500.000,-.
Menurut Ferdian ada 3 item berdasarkan data sirup yang di non aktifkan UKPBJ seperti:
1. Belanja kawat/faksimili/internet/tv berlangganan Rp 1.600.000.000,-
. 2. Belanja kawar/
faksimili/internet/tv
berlangganan Rp
400.000.000,-
3. Belanja kawat/faksimili/internet/tv berlangganan (belanja fiirewall) Rp 360.000.000,-.
(PS/RUSLAN)
