32 Warga Gunungsitoli Dilatih Content Marketing, Sekda: Keterampilan adalah Ijazah Seumur Hidup

/ Kamis, 17 September 2026 / 10.50.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM, GUNUNGSITOLI - Sebanyak 32 warga Kota Gunungsitoli dilatih menjadi tenaga kerja kompeten di bidang pemasaran digital melalui program Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Tailor Made Training (TMT).

Pelatihan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Gunungsitoli melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, UMKM dan Ketenagakerjaan dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan ini resmi dibuka di Ruang Rapat II Kantor Wali Kota Gunungsitoli, Rabu (16/9/2026).

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli, Andhika P. Laoly. 

Dalam program ini, peserta akan mendapatkan dua kompetensi utama, yakni Content Marketing dan Optimalisasi Pemasaran melalui Media Sosial. Materi dirancang menyesuaikan kebutuhan dunia usaha dan industri saat ini.

Sekda Andhika dalam arahannya menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar formalitas untuk mendapatkan sertifikat.

"Pelatihan ini berbasis kompetensi, artinya memiliki standar kompetensi yang jelas, instruktur yang tersertifikasi, serta diakhiri dengan uji kompetensi dan sertifikasi kompetensi. Tujuannya bukan sekadar meluluskan peserta, tetapi memastikan peserta benar-benar memiliki keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja," ujarnya.

Ia berpesan agar seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan serius dan memanfaatkan kesempatan untuk menguasai pemasaran digital.

"Peserta ditargetkan menjadi pribadi yang kompeten dan mandiri. Keterampilan adalah ijazah seumur hidup. Ijazah bisa lapuk dimakan waktu, tetapi keterampilan akan terus menghidupi pemiliknya sepanjang hayat," tegas Sekda.

Mewakili Kepala BBPVP Medan, Rohisma Pasaribu mengapresiasi kerja sama dengan Pemko Gunungsitoli. Ia mendorong peserta menjadikan keterampilan sebagai modal usaha.

"Jangan melihat pelatihan ini hanya untuk mendapatkan sertifikat. Jadikan keterampilan yang diperoleh sebagai modal untuk membuka usaha, bekerja, dan terus mengembangkan kemampuan," pesannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UMKM dan Ketenagakerjaan Kota Gunungsitoli, Dafril Hulu, S.E., melaporkan pelatihan berlangsung 25 hari plus satu hari uji kompetensi, mulai 16 September hingga 16 Oktober 2026 di LPK Ziona Gunungsitoli.

Seluruh biaya pelatihan ditanggung BBPVP Medan, meliputi biaya pelatihan, makan siang, bantuan transportasi, seragam, modul, hingga sertifikasi kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bagi peserta yang dinyatakan kompeten.

Acara pembukaan ditandai dengan penyerahan cinderamata dan penyematan tanda peserta secara simbolis oleh Sekda bersama perwakilan BBPVP Medan.

Turut hadir perwakilan Dekranasda Kota Gunungsitoli, perwakilan BBPVP Medan, pimpinan LPK Ziona Gunungsitoli, para instruktur, dan seluruh peserta. (PS/356) 

Komentar Anda

Terkini: