POSKOTASUMATERA.COM – MADINA – Suasana demokratis terasa di lingkungan SMA Negeri 1 Naga Juang, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Senin (7/9/2026). Para siswa mengikuti pesta demokrasi sekolah melalui Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS untuk periode 2026/2027. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran langsung bagi peserta didik untuk memahami proses demokrasi secara sederhana, terbuka, dan bertanggung jawab.
Pemilihan pengurus OSIS bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan organisasi siswa. Dalam perspektif pendidikan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses pembentukan karakter, terutama dalam menanamkan nilai tanggung jawab, kepemimpinan, partisipasi, kejujuran, serta penghargaan terhadap pilihan orang lain. Para siswa tidak hanya belajar menentukan pilihan, tetapi juga memahami bahwa setiap suara memiliki arti dalam menentukan arah organisasi sekolah.
Kegiatan pemilihan berlangsung dengan melibatkan warga sekolah sebagai bagian dari proses demokrasi internal. Para siswa diberikan kesempatan untuk menggunakan hak pilihnya dalam menentukan pasangan calon yang dinilai mampu membawa OSIS menjadi organisasi yang aktif, kreatif, dan mampu mewadahi aspirasi peserta didik.
Kepala SMAN 1 Naga Juang, Dr. Sulhan Hamid Lubis, S.Pd., M.Pd., menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Dukungan pihak sekolah menunjukkan bahwa pendidikan demokrasi tidak hanya disampaikan melalui pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga dapat diterapkan melalui pengalaman nyata dalam kehidupan sekolah.
Melalui pemilihan ini, siswa juga memperoleh pengalaman mengenai mekanisme kepemimpinan yang sehat. Perbedaan pilihan diharapkan tidak menjadi sumber perpecahan, melainkan menjadi bagian dari proses belajar untuk menghormati keberagaman pendapat. Nilai tersebut penting sebagai bekal peserta didik dalam menghadapi kehidupan sosial yang lebih luas di tengah masyarakat.
Momentum pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS periode 2026/2027 sekaligus menjadi kesempatan bagi para calon pemimpin siswa untuk menunjukkan gagasan, visi, dan kemampuan berkomunikasi. Siapa pun yang nantinya mendapatkan kepercayaan mayoritas, memiliki tanggung jawab untuk menjalankan amanah secara konsisten serta membangun kerja sama dengan seluruh warga sekolah.
Pesta demokrasi di SMAN 1 Naga Juang pada akhirnya bukan hanya tentang siapa yang memperoleh suara terbanyak, tetapi tentang bagaimana generasi muda belajar menjadi warga negara yang demokratis. Dari lingkungan sekolah, nilai-nilai partisipasi, tanggung jawab, integritas, dan kepemimpinan ditanamkan agar siswa mampu tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang dalam kehidupan sosial dan berorganisasi.(PS/BERMAWI)


