Bupati Tapsel Serahkan Bantuan Awal kepada Korban Kebakaran di Desa Situmba

/ Selasa, 29 September 2026 / 19.47.00 WIB

Bupati Tapsel H.Gus Irawan Pasaribu Didampingi Ketua PKK Tapsel Ny. Murni Gus Irawan, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Tapsel Ny. Ira Sofyan Adil Siregar, Camat Sipirok, serta Kepala Desa Situmba Serahkan Bantuan Awal kepada Korban Kebakaran di Desa Situmba.

POSKOTASUMATERA.COM-TAPANULI SELATAN – Kepedulian Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) terhadap masyarakat yang mengalami musibah kembali diwujudkan melalui penyaluran bantuan awal kepada keluarga korban kebakaran di Desa Situmba, Kecamatan Sipirok, Selasa (29/9/2026).


Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu bersama Ketua TP PKK Tapsel Ny. Murni Gus Irawan, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Tapsel Ny. Ira Sofyan Adil Siregar, Camat Sipirok, serta Kepala Desa Situmba hadir langsung menemui keluarga korban. Kehadiran tersebut tidak hanya menjadi bentuk perhatian pemerintah, tetapi juga memberikan dukungan moril kepada keluarga yang tengah menghadapi dampak kehilangan akibat musibah kebakaran.


Dalam kesempatan itu, Bupati menyerahkan bantuan awal berupa tikar dan selimut. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga korban sembari menunggu proses penanganan dan bantuan lanjutan melalui perangkat daerah terkait.


Bupati Gus Irawan menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa keluarga di Desa Situmba. Menurutnya, kebakaran merupakan peristiwa yang tidak diharapkan dan dapat menimbulkan kerugian material maupun gangguan terhadap kehidupan keluarga. Karena itu, pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat yang terdampak tidak menghadapi situasi tersebut seorang diri.


“Ini merupakan bantuan awal dari Bupati berupa tikar dan selimut. Kami turut prihatin atas musibah yang terjadi. Mudah-mudahan bantuan ini dapat dimanfaatkan dan sedikit membantu keluarga yang sedang menghadapi musibah,” ujar Gus Irawan.


Selain memberikan bantuan secara langsung, Bupati menjelaskan bahwa pemerintah daerah juga tengah memproses bantuan secara kedinasan melalui Dinas Sosial Kabupaten Tapanuli Selatan. Mekanisme tersebut dilakukan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku agar bantuan bagi korban bencana dapat disalurkan secara tepat sasaran.


“Secara kedinasan, bantuan untuk musibah seperti kebakaran ada prosesnya. Nanti melalui Dinas Sosial akan diproses secara formal sesuai ketentuan,” jelasnya.


Bupati juga memberikan perhatian terhadap persoalan administrasi yang mungkin dihadapi keluarga korban setelah sejumlah barang dan dokumen penting terdampak kebakaran. Ia meminta keluarga segera berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan apabila terdapat dokumen kependudukan maupun dokumen penting lainnya yang hilang atau terbakar, termasuk KTP dan ijazah.


“Nanti dilaporkan kepada Pak Camat. Kalau ada KTP atau dokumen kependudukan lainnya, termasuk ijazah dan dokumen penting lainnya, akan kita bantu proses sesuai kewenangan,” katanya.


Musibah tersebut terjadi pada Rabu, 10 September 2026, sekitar pukul 14.00 WIB di Desa Situmba, Kecamatan Sipirok. Berdasarkan keterangan keluarga, kebakaran diduga dipicu arus pendek listrik. Dua unit rumah milik keluarga Ahmad Sarpin Harahap dan keluarga anaknya, Irma Irani, terdampak kebakaran. Satu bangunan diketahui merupakan rumah semi permanen berbahan papan, sementara satu lainnya merupakan bangunan beton.


Meskipun menimbulkan kerugian material dan menyebabkan sejumlah barang serta dokumen penting terdampak, peristiwa tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa. Kondisi tersebut menjadi hal yang patut disyukuri di tengah besarnya kerugian yang harus dihadapi keluarga korban.


Bupati Gus Irawan mengajak keluarga korban untuk tetap bersabar dan memiliki kekuatan dalam menghadapi ujian tersebut. Ia menekankan bahwa kehidupan harus terus berjalan dan keluarga diharapkan secara bertahap dapat kembali menata kehidupan setelah musibah.


“Yang penting kita syukuri karena dalam musibah ini tidak ada korban jiwa. Barang-barang memang habis, tetapi kita harus tetap sabar. Mudah-mudahan ke depan terbuka rezeki yang lebih luas sehingga keluarga dapat membangun dan menata kembali kehidupannya,” tutur Gus Irawan.


Atas nama keluarga, Ibu Fatimah Siregar menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian Bupati Tapanuli Selatan beserta rombongan. Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah kondisi sulit tersebut memberikan dukungan tersendiri bagi keluarga korban.


“Kami mengucapkan terima kasih atas kedatangan Bapak Bupati beserta rombongan. Mudah-mudahan kami diberi kelapangan hati dan rezeki sehingga rumah dan kehidupan kami dapat segera kembali seperti semula. Semoga Allah memberikan kesehatan kepada kita semua,” ungkapnya.


Kehadiran Bupati Tapanuli Selatan bersama jajaran diharapkan tidak hanya meringankan kebutuhan awal keluarga korban, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi bencana. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya dengan memperhatikan kondisi instalasi listrik dan berbagai sumber yang berpotensi memicu kebakaran di lingkungan permukiman. (PS/BERMAWI)

Komentar Anda

Terkini: