POSKOTASUMATERA.COM – SIPIROK – Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) melakukan kunjungan kerja ke Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batangtoru pada Jumat (11/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Meeting Room PT NSHE, Sipirok, tersebut difokuskan pada koordinasi, pemantauan, serta analisis data terkait keberadaan dan penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA).
Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam memastikan informasi ketenagakerjaan di wilayah Tapsel tersaji secara akurat, aktual, dan dapat dipertanggungjawabkan. Data mengenai TKA dipandang penting sebagai salah satu instrumen dalam melakukan pemetaan kondisi ketenagakerjaan sekaligus mendukung pelaksanaan fungsi pengawasan secara lebih terukur.
Dalam kegiatan tersebut, Dinas Tenaga Kerja Tapsel melakukan koordinasi dan pengumpulan informasi berkaitan dengan jumlah tenaga kerja asing, jabatan yang ditempati, bidang pekerjaan, serta lokasi atau penempatan mereka pada perusahaan terkait. Analisis terhadap data tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran objektif mengenai penggunaan TKA dalam mendukung kegiatan operasional perusahaan.
Pendekatan berbasis data menjadi semakin penting dalam pengelolaan ketenagakerjaan modern. Dengan tersedianya data yang lengkap dan terverifikasi, pemerintah dapat melakukan evaluasi secara lebih tepat, termasuk melihat kesesuaian penempatan tenaga kerja dengan kebutuhan perusahaan serta memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan ketentuan ketenagakerjaan.
Kegiatan ini juga mencerminkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam membangun tata kelola ketenagakerjaan yang transparan. Koordinasi yang dilakukan secara langsung diharapkan mampu memperkecil kesenjangan informasi sekaligus menciptakan komunikasi yang efektif antara pihak regulator dan perusahaan.
Bagi pemerintah daerah, keberadaan data ketenagakerjaan yang valid bukan sekadar kebutuhan administratif, tetapi menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan dan strategi pembangunan sumber daya manusia. Data TKA yang diperoleh melalui proses koordinasi dan pemantauan dapat menjadi bagian dari bahan evaluasi untuk menciptakan keseimbangan antara kebutuhan investasi, aktivitas perusahaan, dan kesempatan kerja bagi tenaga kerja lokal.
Melalui kunjungan kerja tersebut, Dinas Tenaga Kerja Tapsel menegaskan komitmennya untuk terus membangun sistem pengelolaan ketenagakerjaan yang efektif, objektif, dan berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah dan perusahaan, ditopang oleh data yang akurat serta mekanisme pengawasan yang baik, diharapkan mampu mendukung terciptanya iklim ketenagakerjaan yang tertib sekaligus memberikan manfaat bagi pembangunan ekonomi dan masyarakat Tapanuli Selatan.
( PS/BERMAWI)
